PSI Kota Manado Gelar Nobar Film Istimewa Bersama Penyandang Disabilitas

Livrando Kambey • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 20:05 WIB
KEBERSAMAAN: PSI Manado nonton bareng Film Istimewa bersama teman disabilitas di XXI Mantos 1, Kamis (17/9).
KEBERSAMAAN: PSI Manado nonton bareng Film Istimewa bersama teman disabilitas di XXI Mantos 1, Kamis (17/9).

 

MANADOPOST.ID-Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Manado menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) Film Istimewa bersama teman-teman penyandang disabilitas di XXI Manado Town Square (Mantos) 1, Kamis (17/9).

Kegiatan tersebut menjadi ruang kebersamaan sekaligus bentuk kepedulian PSI Kota Manado untuk membangun interaksi yang lebih inklusif dengan kelompok penyandang disabilitas. 

Melalui kegiatan sederhana itu, PSI ingin menunjukkan bahwa ruang kebersamaan dan aktivitas sosial dapat dinikmati oleh semua orang tanpa membedakan latar belakang maupun kondisi fisik.

Ketua DPW PSI Sulawesi Utara Hj Tatong Bara turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama Ketua PSI Kota Manado Monica Tambajong SE MBA, Staf Khusus Gubernur Sulut Nurjannah Seliani Sandiah, jajaran pengurus PSI Kota Manado, Irfan Yusuf, Adrey, Eunike, Alti Laluraga, aktivis penyandang disabilitas Allan Zefo Umboh, para pendamping, serta kawan-kawan penyandang disabilitas di Kota Manado.

"Bagi PSI Kota Manado, kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda hiburan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk membangun rasa setara, saling menghargai, dan membuka ruang interaksi yang lebih luas bagi teman-teman disabilitas,"ujar Tatong.

Semangat tersebut sejalan dengan tagline 'Setiap Kita Istimewa', yang menempatkan setiap individu sebagai pribadi yang memiliki nilai, potensi, dan hak untuk mendapatkan kesempatan yang sama dalam kehidupan bermasyarakat.

Film Istimewa menjadi medium yang relevan untuk membawa pesan mengenai keberagaman, penerimaan, serta pentingnya melihat seseorang bukan berdasarkan keterbatasannya, melainkan dari sisi kemanusiaan, potensi, dan kontribusi yang dimilikinya.

Usai menyaksikan film, kegiatan dilanjutkan dengan makan bersama. Dalam suasana yang lebih santai dan penuh keakraban tersebut, PSI Manado juga memberikan ruang bagi penyandang disabilitas untuk menyampaikan aspirasi, pengalaman, kebutuhan, serta berbagai persoalan yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari.

"Ruang aspirasi ini menjadi bagian penting dari kegiatan. Karena kebersamaan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Dialog langsung diharapkan dapat menjadi sarana untuk mendengar suara teman-teman disabilitas secara lebih dekat dan memahami kebutuhan mereka dari perspektif mereka sendiri," tuturnya.

Berbagai aspirasi yang disampaikan menjadi pengingat bahwa upaya membangun kota yang inklusif membutuhkan keterlibatan semua pihak. Penyandang disabilitas memiliki hak untuk didengar, dilibatkan, dan memperoleh kesempatan yang setara dalam berbagai aspek kehidupan bermasyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, PSI Kota Manado menegaskan nilai inklusivitas, kesetaraan, solidaritas, kepedulian sosial, keberagaman, dan penghormatan terhadap martabat setiap manusia.

Pesan 'Setiap Kita Istimewa' pun tidak hanya hadir melalui layar bioskop, tetapi diterjemahkan dalam kebersamaan: duduk bersama, makan bersama, berbicara bersama, dan membuka ruang untuk saling mendengarkan.

Nobar film Istimewa, makan bersama, hingga dialog aspirasi menjadi rangkaian sederhana yang membawa pesan bahwa perbedaan bukan alasan untuk menciptakan jarak. Sebaliknya, keberagaman menjadi ruang untuk saling mengenal, memahami, dan menguatkan.

Karena setiap orang memiliki cerita, setiap orang memiliki aspirasi, dan setiap kita memiliki keistimewaan. (lak)

Editor : Livrando Kambey
MANADO disabilitas partai Solidaritas indonesia