MANADOPOST.ID-Komisi IV DPRD Manado, Senin (28/9) mengunjungi Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 21 di Kelurahan Paal IV, Kecamatan Tikala.
Para wakil rakyat itu diterima oleh Kepala Sentra Tumou Tou Ibu Dra Meerada Saryati Ariany Msi dan Kepala Sekolah SRMP 21 Fenny Meivi Sarah Kilikily.
Dalam kunjungan itu, Komisi IV melihat langsung proses belajar mengajar, fasilitas pendidikan serta asrama tempat tinggal para siswa. Mereka juga menyaksikan penampilan tarian, pencak silat dan wushu dari siswa/i yang merupakan bagian dari ekskul. Tak hanya itu, para personel Komisi IV diberikan pin dan bunga yang merupakan hasil karya sendiri.
Sekretaris Komisi IV drg Jessica Wowor mengapresiasi pelaksanaan sekolah rakyat di Kota Manado. Menurut politisi Partai Gerindra ini, konsep pendidikan yang diberi bukan hanya akademik, tapi juga memberi ruang luas untuk pembangunan karakter, keterampilan serta minat dan bakat siswa
"Ektra kurikulernya banyak sekali dari ekskul 3 bahasa, wushu, pencak silat, renang, catur, masamper, dan masih banyak lagi," ungkapnya. Para siswa diberi ruang untuk mengembangkan potensi melalui olahraga, seni maupun keterampilan. Bahkan kami diberikan pin dan bunga yang merupakan hasil karya mereka sendiri," ungkapnya.
Namun, dari pantauannya, tempat tersebut masih relatif kecil karena memakai gedung Sentra Tumou Tou. Sehingga kapasitasnya belum cukup. Oleh karena itu, dirinya berharap Kota Manado bisa segera memiliki Sekolah Rakyat dengan fasilitas lengkap dan kapasitas lebih besar, sehingga semakin banyak anak-anak yang merasakan manfaat program ini.
"Sekolah Rakyat ini merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo yang bertujuan untuk memutus rantai kemiskinan. Program ini memberikan kesempatan kepada anak-anak dari keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi untuk tetap memperoleh pendidikan yang baik dan kesempatan membangun masa depan yang lebih baik," terangnya.
Dirinya berharap, para siswa di Sekolah Rakyat bukan hanya mendapatkan pendidikan yang baik, tapi juga tumbuh menjadi generasi mandiri, berkarakter, percaya diri dan berani bercita-cita setinggi mungkin.
Diketahui, Sekolah Rakyat merupakan satuan pendidikan formal berbasis asrama yang mengedepankan pembentukan karakter dan kecakapan hidup dengan biaya pendidikan ditanggung pemerintah. Program ini juga berkaitan dengan kebijakan pemerintah dalam pengentasan kemiskinan dan kemiskinan ekstrim. (lak)
Editor : Livrando Kambey