Kelurahan Sindulang 1 Terbanyak Anak Putus Sekolah, Kecamatan Tuminting Tertinggi, Ini Daftarnya

Livrando Kambey • Dipublikasikan Senin, 5 Oktober 2026 | 13:39 WIB
PENDIDIKAN: Sebuah ilustrasi yang perlihatkan guru dna para siswa menyambut salah satu anak untuk kembali bersekolah di Kota Manado.
PENDIDIKAN: Sebuah ilustrasi yang perlihatkan guru dna para siswa menyambut salah satu anak untuk kembali bersekolah di Kota Manado.

 

MANADOPOST.ID-Angka mengejutkan terungkap dari data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Manado. Sebanyak 6.014 anak di Kota Manado tercatat tidak sekolah.

Kecamatan Tuminting menjadi wilayah dengan jumlah anak tidak sekolah tertinggi, yakni mencapai 1.063 anak. Bahkan, Kelurahan Sindulang Satu mencatat angka tertinggi dengan 279 anak.

Kondisi tersebut menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Manado melalui program Gerakan Masyarakat Manado Kembalikan Anak ke Sekolah (Gema Makase).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Manado, Bart Assa mengatakan, Gema Makase bukan sekadar gerakan, tetapi lahir dari kepedulian dan kolaborasi untuk memastikan anak-anak Manado kembali mendapatkan hak pendidikan.

“Gema Makase bukan sekadar gerakan. Ini lahir dari kepedulian, tumbuh dari kolaborasi dan bergerak dari satu tujuan, yakni mengembalikan anak-anak Manado kembali ke sekolah,” ujar Bart.

Menurutnya, gerakan tersebut membutuhkan langkah nyata agar setiap anak yang terdata mendapatkan penanganan sesuai kebutuhannya.

Karena itu, Gema Makase kini bertransformasi menjadi Si Makase sebuah sistem yang dirancang untuk mendata, menjangkau, mendampingi, sekaligus menghubungkan berbagai upaya penanganan anak tidak sekolah di Kota Manado.

“Dari data menjadi tindakan, dari kepedulian menjadi solusi. Pemerintah bergerak,” tegasnya.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Manado dr Richard Sualang menegaskan bahwa Gema Makase hadir sebagai gerakan bersama untuk memastikan setiap anak di Manado kembali bersekolah dan memiliki kesempatan meraih masa depan.

Menurut Sualang, pendidikan merupakan hak dasar anak sekaligus bagian dari amanat konstitusi.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Manado, Jimmy Gosal menegaskan bahwa setiap anak memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan dan menggapai masa depan yang lebih baik. (lak)

Daftar ​Jumlah Anak Tidak Sekolah (ATS): 

​Total ATS: 

Terdapat total 6.014 anak dengan rincian status sebagai berikut:

​5.308 anak Belum Pernah Bersekolah (BPB).

​515 anak Drop Out (DO).

​191 anak Lulus Tidak Melanjutkan (LTM).

​Sebaran Berdasarkan Kelompok Usia:

​Di atas 18 tahun: 1.913 anak.

​Usia 16–18 tahun: 1.728 anak.

​Usia 7–12 tahun: 1.300 anak.

​Usia 13–15 tahun: 1.073 anak.

​Wilayah Tertinggi: Kecamatan Tuminting tercatat sebagai wilayah dengan jumlah ATS tertinggi, yaitu mencapai 1.063 anak.

Editor : Livrando Kambey
Sekolah MANADO Sindulang Tuminting