Tiga Pulau di Manado Jadi Sasaran Kejati

Livrando Kambey • Dipublikasikan Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:28 WIB
Plt Kajati Sulut Fery Tas dan Wali Kota Andrei Angouw
Plt Kajati Sulut Fery Tas dan Wali Kota Andrei Angouw

 

MANADOPOST.ID-Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana kekeringan ditunjukkan melalui kolaborasi Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara, Pemerintah Kota (Pemkot) Manado, PDAM Manado, bersama sejumlah organisasi kemasyarakatan.

Ketiganya bersama DPD ABPEDNAS Sulut, DPD Srikandi Jaga Desa Sulut dan DPD ASLINMAS Sulut mengagendakan penyaluran bantuan air bersih bagi masyarakat di Pulau Bunaken, Siladen dan Manado Tua, Selasa (13/10) besok mulai pukul 08.00 Wita.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kejati Sulut, Fery Tas bersama Wali Kota Manado Andrei Angouw, Kajari Manado, serta Ketua DPD ABPEDNAS Sulut Senator Stefanus BAN Liow dijadwalkan hadir langsung dalam kegiatan tersebut.

Tak hanya itu, Ketua DPD Srikandi Jaga Desa Sulut Gresty Masi dan Ketua DPD ASLINMAS Sulut Brian Janny Walelang juga bakal hadir.

"Penyaluran air bersih ini menjadi bentuk kepedulian bersama terhadap kebutuhan dasar masyarakat di wilayah kepulauan yang menghadapi dampak kekeringan," ujar Plt Kepala Kejati Sulut, Fery Tas.

Menurutnya, sinergi lintas lembaga diharapkan dapat membantu meringankan beban warga, khususnya dalam memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.

Selain aksi sosial, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pelantikan pengurus DPC ABPEDNAS Kota Manado, DPC Srikandi Jaga Desa Kota Manado dan DPC ASLINMAS Kota Manado.

Pelantikan ketiga organisasi itu dijadwalkan berlangsung di Kompleks Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Manado, setelah agenda penyaluran air bersih di tiga wilayah kepulauan selesai dilaksanakan.

Plt Kepala Kejati Sulut selaku Ketua Dewan Penasihat/Pengawas ketiga organisasi tersebut, dijadwalkan memimpin prosesi pelantikan.

Rangkaian kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus mendorong peran organisasi dalam mendukung pelayanan dan pemberdayaan masyarakat.

Kolaborasi antara unsur kejaksaan, pemerintah daerah, PDAM dan organisasi kemasyarakatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi dorongan bagi penguatan gotong royong dan respons terhadap persoalan masyarakat, termasuk kebutuhan air bersih saat bencana kekeringan melanda. (lak)

Editor : Livrando Kambey
Air Bersih Kejati pulau bunaken MANADO