World Pharmacist Day, IAI Sulut Bagikan Masker hingga Vitamin ke Masyarakat
Tanya Rompas• Minggu, 26 September 2021 | 11:59 WIB
Ikatan Apoteker Indonesia Provinsi Sulawesi Utara saat membagikan masker, handsanitizer, dan vitamin kepada masyarakat, Sabtu (25/9).MANADOPOST.ID— Mendukung program pemerintah dalam menggalakkan sadar menggunakan masker dan handsanitizer, serta protokol kesehatan yang harus dijaga. Ikatan Apoteker Indonesia Sulawesi Utara ( IAI Sulut) membagikan masker, handsanitizer, dan vitamin kepada masyarakat yang sedang berolahraga di Kawasan Megamass Manado, Sabtu (25/9). Kegiatan ini juga untuk memperingati World Pharmacist Day yang jatuh pada 25 September. Selain membagikan masker, IAI Sulut juga mengadakan webinar tentang kesehatan khususnya vaksinasi. Kemudian memberikan edukasi kepada masyarakat lewat para apoteker yang praktek di apotek untuk memberikan penyuluhan maupun informasi-informasi edukasi lewat media sosial. Photo Ikatan Apoteker Indonesia Provinsi Sulawesi Utara saat membagikan masker, handsanitizer, dan vitamin kepada masyarakat, Sabtu (25/9). "IAI Sulut mendorong masyarakat untuk mempertahankan semangat dalam penggunaan masker di tengah pandemi saat ini. Untuk itu, sekitar 130 anggota IAI Sulut membagikan kurang lebih seribu pack masker sekalian dengan handsanitizer dan vitamin kepada masyarakat yang sedang berolahraga pagi," ujar Sekretaris PD Ikatan Apoteker Indonesia Sulawesi Utara Apt Gideon Tiwow SSi MM. Ditambahkan Ketua PD Ikatan Apoteker Indonesia Sulawesi Utara Apt Drs Djonny S Matali, pihaknya gencar memberi pembekalan kepada anggota agar bisa menguasai segala hal mengenai vaksin termasuk yang diizinkan di Indonesia yang dikeluarkan oleh Badan POM. Kemudian efek samping atau istilahnya kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) harus betul-betul dikuasai oleh anggota IAI Sulut. "Yang paling utama anggota IAI harus bisa melaksanakan sosialisasi penyuluhan kepada masyarakat. Kalau semua masyarakat sudah divaksin diyakini kekebalan masyarakat (herd imunity) dicapai dan akhirnya Indonesia bisa mengatasi pandemi," katanya. Sementara itu, Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Manado Dra Hariani Apt mengimbau agar masyarakat jangan takut untuk pergi vaksin. Juga jangan mendiagnosa diri sendiri. Juga terkait dengan vaksin apa yang diberikan, jangan dipermasalahkan. "Karena semua vaksin sudah mendapatkan izin edar emergency use authority dari Badan POM. Hal itu menyatakan keamanannya sudah dijamin dan dikawal dari hulu sampai ke hilir," tukasnya.(lina) Editor : Tanya Rompas