Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Waspada! 5 Gejala Gangguan Permainan Internet yang Mengancam Kesehatan Mental

Toar Rotulung • Rabu, 17 Juli 2024 | 20:13 WIB
Ilustrasi: Gejala gangguan game internet. Sumber foto: Alodokter.
Ilustrasi: Gejala gangguan game internet. Sumber foto: Alodokter.

MANADOPOST.ID - Baru-baru ini, India menghadapi kasus Gangguan Permainan Internet (Internet Gaming Disorder) yang telah diakui dalam Klasifikasi Penyakit Internasional (ICD-11) oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Gangguan ini mengganggu rutinitas sehari-hari, menjauhkan individu dari interaksi sosial di sekitar mereka, serta menghambat pertumbuhan anak-anak dan orang dewasa.

Menurut laporan dari Health Shots, individu yang mengalami gangguan ini sering kali menganggap bermain game lebih penting daripada kegiatan sehari-hari lainnya, meskipun berdampak negatif. Berikut gejala gangguan ini menurut WHO:

  1. Pikiran individu selalu terfokus pada permainan, bahkan saat seharusnya belajar, menghabiskan waktu dengan keluarga, atau bersantai.
  2. Ketika tidak bisa bermain, mereka menjadi mudah marah, cemas, dan gelisah.
  3. Mereka perlu menghabiskan waktu lebih lama bermain untuk merasakan kegembiraan yang sama, seringkali mengorbankan tidur dan makan.
  4. Meskipun berjanji kepada diri sendiri atau orang yang dicintai untuk mengurangi waktu bermain, mereka merasa semakin sulit melakukannya.
  5. Mereka kehilangan minat pada aktivitas lain yang sebelumnya membuat mereka bahagia karena bermain game lebih diutamakan.

Faktor penyebab gangguan ini meliputi:

Faktor psikologis: Kebutuhan untuk melarikan diri, merasa pencapaian, atau menjalin hubungan sosial dapat mendorong individu untuk bermain game secara berlebihan, menurut Dr. Ghosh.

Faktor sosial: Kurangnya hubungan yang mendukung dan keinginan untuk merasa diterima dapat mendorong individu menuju komunitas game online.

Faktor lingkungan: Beberapa individu tumbuh di lingkungan di mana waktu penggunaan perangkat tidak diatur, dan bermain game sering kali digunakan sebagai cara untuk tetap sibuk. (*)

Editor : Toar Rotulung
#Internet #Game Online #kecanduan #WHO #mental