Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Ciri-ciri Asam Lambung Naik Saat Puasa dan Cara Pencegahannya

Gregorius Mokalu • Kamis, 13 Maret 2025 | 20:49 WIB

Ilustrasi.
Ilustrasi.

MANADOPOST.ID- Puasa merupakan ibadah yang dilakukan umat Muslim setiap tahun, namun bagi sebagian orang, puasa dapat memicu masalah kesehatan, salah satunya adalah asam lambung naik (GERD).

Asam lambung naik terjadi ketika asam lambung mengalir kembali ke kerongkongan, menyebabkan rasa tidak nyaman. Berikut adalah beberapa ciri-ciri asam lambung naik saat puasa dan cara pencegahannya:

Ciri-ciri Asam Lambung Naik Saat Puasa

Nyeri atau rasa terbakar di dada:

Salah satu gejala utama asam lambung naik adalah rasa terbakar di bagian dada atau tenggorokan.

Kondisi ini dikenal sebagai heartburn.

Mual atau muntah:

Asam lambung yang naik ke tenggorokan dapat menyebabkan rasa mual bahkan sampai muntah.

Kesulitan menelan:

Kerongkongan yang teriritasi oleh asam lambung dapat menyebabkan kesulitan saat menelan makanan atau minuman.


Bau mulut tidak sedap:

Akibat refluks asam lambung, seseorang dapat merasakan bau mulut yang tidak sedap.

Suara serak:

Kenaikan asam lambung yang mengiritasi pita suara bisa menyebabkan suara serak, terutama setelah berbicara dalam waktu lama.

Batuk kering:

Asam yang naik dapat merangsang saluran pernapasan dan menyebabkan batuk kering.

Cara Pencegahan Asam Lambung Naik Saat Puasa

Makan dengan porsi kecil dan teratur:

Hindari makan berlebihan saat sahur atau berbuka. Makan dengan porsi kecil dapat membantu menghindari peningkatan produksi asam lambung.


Pilih makanan yang mudah dicerna:

Hindari makanan pedas, asam, atau berlemak yang dapat memicu asam lambung.

Pilih makanan yang lebih ringan seperti nasi, sayuran, dan buah-buahan.


Jangan langsung tidur setelah makan:

Setelah sahur atau berbuka, berikan waktu beberapa jam sebelum tidur.


Berbaring terlalu cepat dapat memperburuk kondisi asam lambung naik.


Minum air putih yang cukup:

Pastikan tubuh terhidrasi dengan baik selama waktu berbuka puasa hingga sahur untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh dan membantu proses pencernaan.

Hindari konsumsi kafein dan minuman berkarbonasi:

Kafein dan minuman berkarbonasi dapat merangsang produksi asam lambung, sehingga lebih baik untuk menghindari konsumsi minuman ini saat berpuasa.


Konsultasi dengan dokter:

Bagi yang sudah memiliki riwayat penyakit asam lambung, penting untuk berkonsultasi dengan dokter mengenai pengobatan yang tepat selama puasa.

Dengan memperhatikan pola makan yang sehat dan gaya hidup yang baik, risiko asam lambung naik saat puasa dapat diminimalkan.

Jika gejala tetap berlanjut, segera cari bantuan medis untuk penanganan lebih lanjut. (*)

 

 

Editor : Gregorius Mokalu
#cara #asam lambung #mencegah #ciri ciri #naik #Puasa