Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Atasi Kram Kaki pada Lansia dengan 3 Makanan Terbaik Ini!

Deiby Rotinsulu • Selasa, 18 Maret 2025 | 19:57 WIB

Ilustrasi.
Ilustrasi.

MANADOPOST.ID- Halo sobat sehat! Pernahkah Anda terbangun di tengah malam karena kram otot yang menyakitkan? Jika iya, Anda tidak sendirian.

Kram otot bisa terjadi tanpa diduga, baik pada anak muda maupun lansia. Kram otot dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti olahraga berlebihan, gerakan yang tidak biasa, dehidrasi, hingga kondisi medis tertentu. Bahkan ibu hamil, terutama pada minggu ke-24 hingga ke-36, juga rentan mengalami kram otot betis.

Selain itu, kekurangan sejumlah vitamin dan mineral penting dapat memicu kondisi ini.

Ada beberapa cara untuk mencegah kram otot, salah satunya adalah dengan memperhatikan asupan nutrisi. Beberapa jenis makanan tertentu diketahui dapat membantu merilekskan otot, meningkatkan sirkulasi darah, serta mencegah kram sebelum terjadi.

Bagi lansia yang sering mengalami kekakuan otot dan kesulitan bergerak akibat kram, konsumsi makanan yang tepat dapat menjadi solusi alami.

Dengan memilih asupan yang kaya akan mineral esensial, tubuh dapat lebih optimal dalam menjaga keseimbangan elektrolit dan kesehatan otot.

Dalam pembahasan kali ini, kita akan mengulas tiga jenis makanan terbaik yang dapat membantu mengurangi risiko kram otot, terutama bagi para lansia. Jangan lewatkan informasi penting ini karena pola makan yang tepat dapat memberikan dampak besar bagi kualitas hidup Anda.

1. Telur

Di antara berbagai makanan bernutrisi yang mendukung kesehatan otot, telur menonjol sebagai salah satu sumber vitamin dan mineral terbaik.

Salah satu faktor utama penyebab kram otot adalah kelelahan otot, yang bisa diatasi dengan asupan protein yang cukup.

Protein berperan dalam memperbaiki serta menjaga fungsi otot. Seiring bertambahnya usia, lansia rentan mengalami sarkopenia atau penurunan massa otot yang meningkatkan risiko kram dan kelemahan otot.

Telur sebagai sumber protein lengkap dengan asam amino esensial menyediakan sekitar 6 gram protein per butir.

Kandungan ini membantu memperbaiki serat otot, mengurangi kelelahan, dan meningkatkan efisiensi kontraksi otot sehingga menurunkan risiko kram.

Selain itu, telur juga mengandung vitamin D yang berperan penting dalam penyerapan kalsium dan fungsi otot. Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan kelemahan otot, kram, bahkan nyeri kronis. Penelitian menunjukkan bahwa lansia dengan kadar vitamin D yang rendah lebih sering mengalami kram kaki yang parah.

Namun, makan satu butir telur saja mungkin tidak cukup untuk meningkatkan asupan vitamin D. Lansia bisa mengombinasikan konsumsi telur dengan sumber vitamin D lainnya seperti susu dan produk olahannya (yogurt dan keju), ikan berlemak (salmon dan sarden), serta berjemur di bawah sinar matahari pagi.

2. Pisang

Pisang adalah salah satu makanan terbaik untuk membantu mencegah kram otot pada lansia. Hal ini karena pisang kaya akan kalium, yaitu mineral yang berperan dalam kontraksi otot, mengirimkan sinyal saraf, dan menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh.

Jika kadar kalium dalam tubuh terlalu rendah (hipokalemia), otot menjadi lebih rentan mengalami kram dan kejang. Satu buah pisang ukuran sedang mengandung sekitar 420 mg kalium atau 12% dari kebutuhan harian.

Selain kalium, pisang juga mengandung magnesium sekitar 35 mg per buah, yang membantu mencegah kekakuan dan kekejangan otot.

Karena banyak lansia kekurangan magnesium, mengonsumsi pisang bersama makanan kaya magnesium seperti kacang-kacangan dan sayuran hijau dapat membantu mengurangi kram otot dan mempercepat pemulihan setelah beraktivitas.

Pisang juga mengandung vitamin B6 yang berperan dalam menjaga kesehatan sistem saraf. Vitamin ini membantu mengatur neurotransmitter yang mengontrol gerakan otot, mengurangi peradangan, dan meningkatkan produksi sel darah merah agar otot mendapatkan oksigen yang cukup. Satu buah pisang mengandung sekitar 0,4 mg vitamin B6 atau hampir 30% dari kebutuhan harian lansia.

3. Kacang dan Biji-Bijian

Selain pisang dan telur, kacang dan biji-bijian juga merupakan tambahan yang sangat baik dalam pola makan untuk mencegah kram otot.

Kacang dan biji-bijian mengandung magnesium, kalium, protein, dan lemak sehat yang dapat membantu merilekskan otot, melancarkan sirkulasi darah, dan menjaga keseimbangan elektrolit.

Berikut kandungan magnesium dalam 1 ons kacang dan biji-bijian:

Biji labu: 168 mg magnesium (40% kebutuhan harian)

Kacang mete: 74 mg magnesium (9% kebutuhan harian)

Meskipun pisang sering dianggap sebagai makanan kaya kalium, banyak kacang-kacangan dan biji-bijian juga mengandung mineral ini dalam jumlah tinggi. Berikut kandungan kalium dalam 1 ons beberapa jenis kacang dan biji-bijian:

Biji labu: 260 mg

Almond: 200 mg

Kacang mete: 160 mg

Dengan mengonsumsi segelas kecil kacang atau biji-bijian setiap hari, lansia dapat menjaga keseimbangan elektrolit, meningkatkan fungsi otot, dan mengurangi risiko kram otot.

Untuk hasil terbaik, kombinasikan kacang dan biji-bijian dengan makanan kaya magnesium dan kalium lainnya seperti sayuran hijau dan pisang, serta minum cukup air agar tubuh tetap terhidrasi.

Saat tubuh berkeringat, tubuh kehilangan elektrolit seperti magnesium dan kalium. Karena itu, penting untuk menggantikannya agar otot bisa pulih dengan baik dan mencegah kram.

Meskipun sehat, kacang dan biji-bijian juga tinggi kalori, jadi perlu dikonsumsi dalam jumlah yang wajar. Lansia bisa makan sekitar 20 butir almond atau dua sendok makan biji-bijian seperti biji rami, biji chia, atau biji labu setiap hari.

Kesimpulan

Itulah pembahasan tentang atasi kram kaki pada lansia dengan tiga makanan terbaik. Dengan berolahraga teratur dan menjaga pola makan yang tepat, seperti mengonsumsi telur, pisang, kacang, dan biji-bijian, lansia bisa menjaga otot tetap kuat dan sehat serta mengurangi kram otot.
Terima kasih sudah membaca artikel ini!

Editor : Gregorius Mokalu
#kram #Lansia #Makanan #Atasi #kaki