Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

5 Rekomendasi Obat Memar di Apotek, Cepat Hilangkan Bengkak dan Sakit

Tina Mamangkey • Kamis, 10 April 2025 | 12:43 WIB

Ilustrasi, Memar sering kali menimbulkan rasa nyeri
Ilustrasi, Memar sering kali menimbulkan rasa nyeri

MANADOPOST.ID - Memar bisa terjadi kapan saja—entah karena terjatuh, terbentur, atau cedera saat berolahraga.

Meski terlihat sepele, memar sering kali menimbulkan rasa nyeri, bengkak, hingga perubahan warna kulit yang mencolok.

Untuk mempercepat pemulihan dan mengurangi rasa sakit, kamu bisa menggunakan obat memar yang tersedia di apotek tanpa harus menunggu resep dokter.

Memar sendiri muncul akibat pecahnya pembuluh darah kecil di bawah kulit, yang membuat darah merembes ke jaringan sekitar dan menimbulkan warna kebiruan, kemerahan, atau keunguan.

Tanpa pengobatan, memar bisa hilang sendiri dalam waktu dua minggu. Namun, penggunaan obat yang tepat bisa mempercepat proses pemulihan dan mengurangi rasa tidak nyaman yang menyertainya.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Koyo Terbaik untuk Redakan Nyeri Tubuh, Praktis dan Mudah Ditemukan di Apotek

Melansir dari laman Alodokter, berikut ini adalah lima rekomendasi obat memar yang efektif dan bisa kamu temukan dengan mudah di apotek:

1. Thrombophob Gel

Thrombophob Gel merupakan pilihan utama untuk mengatasi memar akibat cedera, terutama bagi mereka yang aktif berolahraga.

Obat ini mengandung heparin sodium, yang berfungsi sebagai pengencer darah. Dengan memperlancar aliran darah, Thrombophob Gel membantu mempercepat penyembuhan memar.

Penggunaannya cukup mudah, cukup oleskan 2–3 kali sehari pada area yang memar, dan tidak boleh digunakan pada bagian kulit yang memiliki luka terbuka.

2. Thrombophob Salep

Jika Anda mencari salep yang lebih lengkap, Thrombophob Salep bisa menjadi pilihan yang baik.

Selain mengandung heparin untuk mencegah penggumpalan darah, salep ini juga mengandung benzyl nicotinate, yang membantu melebarkan pembuluh darah.

Hal ini meningkatkan aliran darah dan mengurangi peradangan yang sering menyertai memar. Gunakan salep ini 2–3 kali sehari pada area yang cedera.

3. Thrombogel

Serupa dengan Thrombophob, Thrombogel juga mengandung heparin sodium, yang mencegah pembekuan darah dan membantu mengurangi pembengkakan di area memar.

Obat ini mudah ditemukan di apotek dan bisa digunakan 2–3 kali sehari.

4. Panadol

Jika memar disertai dengan rasa nyeri, Panadol bisa menjadi pilihan yang tepat.

Obat ini mengandung paracetamol, yang bekerja mengurangi rasa sakit dengan mempengaruhi pusat pengaturan nyeri di otak.

Panadol bisa dikonsumsi 3 kali sehari untuk meredakan nyeri akibat memar.

5. Farsifen

Jika selain nyeri, memar juga menyebabkan pembengkakan, Anda bisa mengandalkan Farsifen.

Obat ini mengandung ibuprofen, yang efektif mengurangi peradangan, nyeri, dan pembengkakan.

Farsifen adalah obat bebas terbatas, sehingga Anda bisa membelinya tanpa resep dokter. 

Farsifen bisa dikonsumsi 1–2 kaplet 3–4 kali sehari untuk mengatasi gejala tersebut.

Tips Perawatan Memar Agar Tidak Makin Parah

Selain menggunakan obat-obatan, ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk membantu memar sembuh lebih cepat:

- Kompres dengan Es: Segera kompres area yang memar dengan es untuk mengurangi pembengkakan. Lakukan kompres es dalam 20 menit per sesi, beberapa kali sehari.

- Tinggikan Area yang Memar: Cobalah untuk mengangkat area tubuh yang memar agar posisinya lebih tinggi dari jantung. Ini akan membantu melancarkan aliran darah ke area tersebut dan mengurangi pembengkakan.

- Kompres Hangat: Setelah 48 jam, Anda bisa mengompres area memar dengan handuk hangat selama 10 menit, 2–3 kali sehari, untuk membantu memperlancar peredaran darah dan mempercepat proses penyembuhan.

Memar umumnya bisa sembuh dengan obat-obatan dan perawatan rumahan seperti yang disebutkan di atas. Namun, jika Anda mengalami gejala berikut, segera konsultasikan dengan dokter:

- Memar semakin besar dan tidak membaik setelah beberapa hari.
- Nyeri yang intens dan terus-menerus.
- Memar muncul tanpa alasan jelas atau tanpa adanya cedera yang jelas.

Dokter akan memberikan penanganan yang lebih tepat jika diperlukan, seperti perawatan medis untuk mencegah komplikasi atau cedera internal.

Dengan perawatan yang tepat, memar bukan lagi masalah besar. Pilih obat yang sesuai, lakukan pertolongan pertama, dan beri tubuh waktu untuk pulih secara alami. (*)

Editor : Tina Mamangkey
#ampuh #rekomendasi #Obat #Obat Memar #apotek