MANADOPOST.ID - Gatal berair pada kulit bukan hanya mengganggu kenyamanan, tapi juga bisa menimbulkan kekhawatiran, terutama jika mulai menyebar ke area tubuh lainnya.
Kondisi ini biasanya ditandai dengan munculnya benjolan atau lepuhan berisi cairan, yang terasa sangat gatal dan mengganggu.
Masalah ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari alergi, iritasi, peradangan, hingga infeksi yang disebabkan oleh bakteri, jamur, atau virus.
Meski tidak selalu berbahaya, gatal berair perlu ditangani dengan tepat agar tidak semakin parah dan menular, terutama jika penyebabnya adalah infeksi.
Secara umum, penyebab gatal berair dapat dibagi menjadi dua kategori besar yaitu non-infeksius dan infeksius.
Gatal berair yang disebabkan oleh alergi, iritasi, atau peradangan biasanya tidak menular, sementara yang disebabkan oleh infeksi, seperti virus atau jamur, cenderung bisa menular.
Untuk itu, penanganan yang tepat harus disesuaikan dengan jenis penyebabnya.
Melansir dari Alodokter, berikut adalah 10 obat yang bisa membantu meredakan gatal berair dan menyebar. Obat-obatan ini tersedia di apotek, baik yang dijual bebas maupun yang memerlukan resep dokter.
1. Desoximetasone 0,25% Salep 15 gr
Desoximetasone adalah obat kortikosteroid yang efektif untuk mengatasi gatal berair akibat alergi atau peradangan. Obat ini bekerja dengan mengurangi peradangan pada kulit, sehingga dapat mengatasi gatal, bengkak, kemerahan, dan ruam berair. Hanya bisa didapatkan dengan resep dokter.
2. Topcort Krim 10 gr
Mengandung desoximetasone, Topcort Krim dapat digunakan untuk menangani gatal berair akibat penyakit kulit seperti psoriasis atau eksim. Obat ini bekerja dengan meredakan peradangan pada kulit. Penggunaannya mudah, hanya perlu dioleskan tipis-tipis pada kulit yang terkena gangguan.
3. Clinovir Krim 5 gr
Untuk gatal berair akibat infeksi virus, seperti cacar air, Clinovir Krim dapat menjadi pilihan. Mengandung acyclovir, obat ini bekerja mencegah penyebaran virus pada kulit. Dosis penggunaan adalah 5 kali sehari selama 4 jam, dan hanya digunakan pada orang dewasa serta anak-anak di atas usia 12 tahun.
4. Pyderma Krim 10 gr
Pyderma Krim, yang juga mengandung desoximetasone, efektif untuk mengobati gatal berair akibat infeksi kulit, seperti dermatitis dan psoriasis. Sebelum penggunaan, pastikan untuk membersihkan kulit yang terinfeksi terlebih dahulu.
5. Diprosalic Salep
Obat ini mengandung betamethasone dan asam salisilat, yang bekerja untuk meredakan peradangan dan gatal berair akibat kondisi kulit tertentu. Untuk hasil maksimal, oleskan salep ini sebanyak dua kali sehari setelah mandi.
6. Zovirax 5% Krim 5 gr
Zovirax Krim mengandung acyclovir yang efektif menghentikan pertumbuhan virus pada kulit, terutama pada infeksi herpes zoster. Krim ini harus digunakan 5 kali sehari untuk durasi 5–10 hari sesuai dengan petunjuk dokter.
7. Clinovir Tablet
Berbeda dengan krimnya, Clinovir Tablet digunakan untuk infeksi herpes yang lebih serius. Tablet ini bekerja dengan menghambat pertumbuhan virus dalam tubuh. Dosis penggunaan adalah 5 kali sehari selama 5–10 hari.
8. Valtrex Tablet
Valtrex, yang mengandung valacyclovir, digunakan untuk mengobati gatal berair akibat herpes zoster dan infeksi kulit lainnya. Tablet ini memperlambat pertumbuhan virus dan meredakan nyeri serta rasa tidak nyaman pada kulit.
9. Loratadine 10 mg 10 Tablet
Loratadine adalah antihistamin yang efektif untuk mengatasi gatal berair akibat alergi atau eksim. Obat ini bekerja dengan menghambat histamin, yang merupakan zat penyebab reaksi alergi. Loratadine bisa dikonsumsi sesuai dengan petunjuk dokter, baik sebelum atau sesudah makan.
10. Ketomed 2% Krim 15 gr
Ketomed mengandung ketoconazole, obat antijamur yang dapat mengatasi gatal berair akibat infeksi jamur pada kulit. Cukup oleskan krim ini sekali sehari selama 2–6 minggu untuk hasil yang optimal.
Tips Penggunaan Obat yang Tepat
Sebelum menggunakan obat-obat di atas, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter guna memastikan obat yang dipilih sesuai dengan kondisi kulit dan penyebab gatal. Selain itu, ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk mempercepat penyembuhan, seperti:
- Jangan menggaruk kulit yang gatal untuk mencegah infeksi lebih lanjut.
- Cuci tangan setelah menyentuh area yang terinfeksi.
Gunakan pakaian longgar yang tidak menyebabkan iritasi pada kulit.
Jika gejala gatal berair tidak membaik setelah beberapa hari pemakaian obat, atau justru semakin parah dan menyebar luas, segera konsultasikan ke dokter.
Mungkin diperlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan diagnosis dan mendapatkan penanganan yang lebih spesifik.
Dengan penanganan yang tepat dan penggunaan obat sesuai anjuran, gatal berair bisa diatasi secara efektif dan Anda bisa kembali beraktivitas tanpa gangguan.
Jangan abaikan gejala ringan, karena penanganan sejak dini bisa mencegah komplikasi di kemudian hari. (*)
Editor : Tina Mamangkey