Tindakan berteknologi tinggi ini dilakukan oleh tim dokter THT RSUP Kandou bersama tim RSCM Jakarta yang dipimpin dr Harim Priyono SpTHT-BKL SubSpOto (K), dengan dukungan teknis dari MED-EL Hearing Implant.
Dari RSUP Kandou, dr Ronaldi Tumbel SpTHT-KL(K) dan dr Juliet Tamus SpTHT-KL bertindak sebagai operator.
Ini merupakan operasi implan cochlea kedua yang berhasil dilakukan RSUP Kandou setelah sebelumnya menangani pasien anak berusia enam tahun dengan tuli kongenital bilateral.
dr. Harim memberikan apresiasi dan menyatakan optimismenya bahwa RSUP Kandou akan segera mandiri dalam menjalankan operasi implan koklea.
Direktur Utama RSUP Kandou Prof Dr dr Starry H Rampengan SpJP(K) FIHA MARS menyebut, keberhasilan ini sebagai langkah penting dalam pengembangan layanan unggulan rumah sakit serta upaya menghadirkan teknologi medis maju bagi masyarakat Sulawesi Utara.
"Kami berkomitmen menghadirkan layanan kesehatan terbaik bagi masyarakat. Keberhasilan tindakan implan ini bukan hanya prestasi medis, tetapi juga bentuk kehadiran kami (RSUP Kandou) dalam memberikan akses layanan kesehatan maju kepada seluruh penduduk. Ini adalah bukti bahwa tim kami siap bersaing dan terus berkembang. Kami ingin pasien gangguan pendengaran di Sulawesi Utara tidak perlu jauh berobat keluar daerah," tukas Dirut Prof Starry.(***)
Editor : Tanya Rompas