Lebih lanjut, Kepala BPKD menambahkan bahwa pencairan pembayaran tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah kota dalam menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. "Kami telah melakukan evaluasi dan perencanaan anggaran dengan cermat, sehingga pencairan dana THR ini tidak mengganggu program pembangunan daerah yang sedang berjalan. Ini merupakan wujud komitmen pemerintah kota untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dianggarkan dapat digunakan secara optimal demi kepentingan bersama," jelas Pra Sugiarto.
Pelaksanaan pembayaran gaji ke-13 dan THR ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para ASN, yang selama ini telah bekerja tanpa lelah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kotamobagu. Selain sebagai bentuk penghargaan atas kinerja, THR juga berfungsi sebagai stimulus ekonomi yang dapat membantu pegawai dalam memenuhi kebutuhan pribadi dan keluarga, terutama menjelang perayaan hari raya yang identik dengan momen berkumpul bersama.
Kepala BPKD Kotamobagu menekankan pentingnya disiplin dan tanggung jawab dalam penggunaan dana tersebut. "Kami mengimbau kepada seluruh pegawai negeri untuk menggunakan THR ini dengan bijak. Dana yang telah kami siapkan merupakan hasil kerja keras bersama dan harus dimanfaatkan secara tepat, agar tidak terjadi pemborosan yang pada akhirnya dapat mempengaruhi alokasi anggaran untuk program-program pembangunan lainnya," pungkasnya.
Sementara itu, para ASN dan beberapa pejabat di lingkungan Pemkot Kotamobagu menyambut baik kebijakan pencairan THR ini. Mereka menilai bahwa langkah ini merupakan salah satu bentuk apresiasi dari pemerintah kota terhadap pengabdian para ASN. "Kebijakan ini sangat penting, karena di masa tantangan ekonomi saat ini, THR menjadi salah satu sumber motivasi dan dukungan moral bagi para pegawai negeri. Kami berharap, selain THR, pemerintah kota juga terus memberikan berbagai insentif lain yang dapat meningkatkan kesejahteraan ASN," ujar salah satu ASN yang tidak ingin disebutkan namanya.(*) Editor : Jackly Makaraung