MANADOPOST.ID– Di tengah duka yang masih menyelimuti keluarga korban kecelakaan maut dalam gelaran drag race di Kotamobagu, kepedulian datang untuk meringankan beban mereka.
Anggota DPR RI Rio Dondokambey menyalurkan santunan kepada keluarga korban meninggal dunia dan korban luka-luka akibat kecelakaan yang terjadi pada Minggu (9/8/2026).
Santunan diberikan kepada keluarga delapan korban meninggal dunia serta sejumlah korban yang mengalami luka-luka. Bantuan tersebut memang tidak akan mampu menggantikan kehilangan orang-orang terkasih, namun diharapkan dapat sedikit meringankan beban keluarga yang tengah menghadapi masa sulit.
Di rumah-rumah duka yang masih dipenuhi tangis dan kesedihan, santunan tersebut juga menjadi bentuk kepedulian agar keluarga korban tidak merasa menghadapi tragedi ini seorang diri.
Delapan Korban Meninggal
Tragedi terjadi ketika sebuah mobil yang mengikuti gelaran drag race di Kotamobagu mengalami kecelakaan dan menabrak kerumunan penonton.
Peristiwa tersebut menyebabkan delapan orang meninggal dunia dan sejumlah penonton lainnya mengalami luka-luka.
Delapan korban meninggal dunia masing-masing Harianti Mokoginta dari Bilalang 3 Utara, Nilawati Mokodongan dari Pontodon Induk, Ali Jojang dari Bilalang 4, Lisma Mokoginta dari Bilalang Utara, Ali Ponamon dari Pontodon Induk, Risna Longkun dari Bilalang Baru, Biyo Mokoagow dari Bilalang 3, serta Rugaina Menangis dari Bilalang IV.
Enam keluarga korban meninggal dunia diketahui berada di Desa Bilalang, sedangkan dua keluarga lainnya berada di Desa Pontodon.
Sembilan Korban Luka
Sementara itu, sembilan korban luka yang mendapat perhatian masing-masing Murdani Pobela asal Bilalang Baru, Muxin Dondo asal Pontodon Timur, Arhan Mokoginta asal Bilalang 3, Rapiska Mokodongan asal Genggulang, Enjelia Lito asal Bilalang 3, Prasetio Mokodongan asal Pontodon, Nur Almira Pobela asal Bilalang Baru, Hadi Toisi asal Pangian Tengah, dan Rina Longkun asal Bilalang Baru.
Sebagian besar korban mengalami luka berat dan masih membutuhkan perawatan medis.
Salah satu korban yang mendapat perhatian khusus adalah Rapiska Mokodongan, yang masih berusia 7 tahun. Rapiska mengalami luka berat dan menjalani perawatan di RS Monompia serta RSUP Kandou Manado.
Di balik angka dan daftar nama korban tersebut, terdapat keluarga yang kini harus menjalani hari-hari dengan kehilangan, kecemasan, sekaligus harapan agar anggota keluarga yang terluka dapat segera pulih.
Rio Dondokambey berharap santunan yang diberikan dapat sedikit membantu kebutuhan keluarga korban, terutama dalam menghadapi masa sulit pascatragedi.
Tragedi di arena drag race Kotamobagu menjadi pengingat bahwa di balik kegiatan olahraga dan hiburan, keselamatan manusia harus tetap menjadi perhatian dan prioritas utama. (*)
Editor : Tommy Waworundeng