MANADOPOST.ID - Berdiri sejak tahun 2021, Comprimens Films telah menjadi simbol keberhasilan anak-anak muda dalam mengekspresikan seni melalui produksi video dan fotografi di Manado.
Didirikan oleh dua mahasiswa kreatif dari Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Comprimens Films telah menetapkan standar baru dalam industri ini.
Di tengah derasnya arus modernisasi dan teknologi, Tanzira Raka Ariviko dan William Rodrigo Harry Ticoalu yang merupakan mahasiswa Unsrat telah mengambil langkah berani.
Mereka mendirikan Comprimens Films dengan visi yang kuat. Yakni menjadikan teknologi sebagai alat untuk mengekspresikan karya seni mereka.
Tiga tahun berjalan ini, Comprimens Films telah menjadi bukti nyata bagaimana kreativitas dan inovasi bisa berpadu dalam bentuk yang luar biasa.
Setiap proyek yang mereka tangani bukan hanya soal teknik dan teknologi tetapi juga tentang bagaimana menuangkan jiwa dan emosi dalam setiap frame.
Comprimens menggunakan drone untuk pengambilan gambar udara dan perangkat lunak pengeditan tercanggih.
Lewat itu, mereka menciptakan karya yang tidak hanya memanjakan mata tetapi juga menyentuh hati.
Dalam setiap video dan foto, ada cerita yang mereka ungkapkan dengan penuh keindahan dan ketelitian.
"Kami percaya bahwa setiap karya seni yang kami hasilkan adalah cerminan dari diri kami. Teknologi hanyalah alat, tetapi emosi dan cerita di balik setiap gambar adalah inti dari pekerjaan kami," ujar Raka dan William selaku founders Comprimens Films.
Karya Comprimens bisa dicek akun Instagram @comprimensfilms.
Dengan keahlian dalam memanfaatkan teknologi terbaru, Comprimens Films telah mengubah cara produksi video dan fotografi dilakukan di Manado.
Drone mereka terbang tinggi untuk menangkap sudut-sudut menakjubkan. Pun dari kamera, mereka memastikan setiap momen diambil tepat pada waktunya.
Sementara proses editing yang detail memastikan setiap elemen cerita tersampaikan dengan sempurna. Mereka telah membuktikan bahwa teknologi tidak mengurangi nilai seni, tetapi justru memperkaya.
Comprimens Films tidak hanya tentang teknologi dan profesionalisme, tetapi juga tentang semangat muda yang terus berapi-api untuk menciptakan sesuatu yang indah.
Tanzira dan William telah menunjukkan bahwa dengan dedikasi dan inovasi, anak muda dapat menghasilkan karya yang menginspirasi dan membawa perubahan.
Mereka adalah pionir bagi anak-anak muda yang telah mengukir jejak dalam industri kreatif bukan hanya di Manado tapi di seluruh Sulawesi Utara, mengekspresikan seni dengan cara yang belum pernah ada sebelumnya.
Keduanya telah berhasil mengekspresikan seni melalui teknologi dalam produksi video dan fotografi dan memberikan sentuhan dramatis pada perjalanan dan pencapaian mereka. (*)
Editor : Kenjiro Tanos