MANADOPOST.ID--Perawatan tanaman cabe rawit memerlukan perhatian khusus. Ada beberapa jenis benih cabe yang lebih detail lagi seperti cmk logo laba dan lainnya.
Beberapa benih cabe tertentu mengalami penurunan produksi setelah diserang hama satu atau dua kali, namun ada juga benih yang tetap tidak terpengaruh meskipun telah diserang berkali-kali.
Untuk hasil panen yang berkualitas, pilihlah benih generasi pertama atau benih yang dikemas khusus di pabrikan yang dijual di toko online.
Selain itu, penting untuk memisahkan tanaman cabe dari tanaman hias karena risiko serangan hama yang berbeda antara kedua jenis tanaman tersebut.
Persiapan Menanam Cabe
Siapkan media semai benih cabai terlebih dahulu. Campuran tanah, pupuk kandang atau kompos, serta sekam bakar dengan perbandingan 3:2:1 sangat dianjurkan. Sterilkan media semai agar tidak mudah terserang penyakit.
Pilih benih cabai berkualitas baik dan rendam dalam air bersuhu sekitar 45-50 derajat Celsius selama satu jam. Pilih benih yang mengendap di bawah air untuk mengurangi risiko serangan jamur.
Lakukan penyemaian dengan memasukkan satu per satu benih ke dalam wadah yang telah berisi media semai, kemudian tutup dengan media semai halus. Tutup wadah semai dengan karung plastik, karung goni, atau daun pisang untuk menjaga kelembapannya.
Siram penyemaian dengan cara disemprot. Setelah benih tumbuh menjadi bibit, pindahkan bibit ke dalam pot atau tanah yang telah disiapkan. Pastikan tanah tersebut memiliki sinar matahari yang cukup dan tanah yang subur.
Perawatan Lanjutan
Bersihkan lahan dari rumput atau gulma serta sisa-sisa tanaman sebelumnya. Lindungi tanaman dengan menggunakan mulsa atau kain jerami sebagai penutup tanah. Jaga kelembaban tanah tetap stabil dengan penyiraman teratur namun tidak berlebihan. Lakukan pemupukan tambahan untuk memastikan tanaman mendapatkan nutrisi yang cukup.
Serangan hama seperti kutu, penyakit jamur, dan virus dapat cepat menyebar karena teknik perawatan tanaman cabe yang berbeda. Oleh karena itu, penting untuk memeriksa kesehatan tanaman secara berkala.
Siram tanaman dengan air tajin untuk menjaga kesehatan tanaman. Penyiangan juga penting untuk menjaga tanaman tetap bersih, sehat, dan bebas dari bakteri, penyakit, serta hama. Pangkas tanaman secara berkala dan letakkan di bawah sinar matahari.
Pastikan untuk memisahkan tanaman cabe dari tanaman hias karena risiko serangan hama yang berbeda antara kedua jenis tanaman tersebut. (*)
Editor : Clavel Lukas