Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Ciri-Ciri Hubungan yang Sehat Walau Sering Terjadi Pertengkaran dalam Rumah Tangga

Fandy Gerungan • Jumat, 12 Juli 2024 | 12:22 WIB
Ilustrasi Pernikahan.
Ilustrasi Pernikahan.

MANADOPOST.ID--Setiap rumah tangga punya cerita masing masing yang khas. Ada moment yang diliputi kebahagian, pun sebaliknya ada moment menyedihkan yang diliputi tangis dan perjuangan. Karna hidup sejatinya seperti menaiki roller coaster.

Setiap pasangan, tak peduli seberapa bahagianya, pasti pernah mengalami perselisihan. Cara Anda menyelesaikan perselisihan itulah yang menunjukkan seberapa kuat hubungan anda. Percayalah!

Bahkan pertengkaran yang paling sengit sekalipun bisa menjadi tanda hubungan yang sehat. Asalkan anda dan pasangan anda berada dalam kondisi ini ketika menghadapi konflik dalam rumah tangga.

1. Menghargai Perbedaan Satu Sama Lain

Hubungan yang sehat mengharuskan anda menghargai sikap yang diambil oleh pasangan. Tidak boleh mencemooh dan meremehkan perspektif pasangan anda. Penghargaan akan membuat kualitas hubungan sekalipun berada dalam konflik menjadi lebih kuat.

2. Bertengkar dengan Adil

Pertengkaran bisa memanas, dan kata-kata yang kita sesali bisa terlontar. Tapi kita harus fokus pada masalah yang dihadapi. Jangan menyeret-nyeret ke hal hal yang tidak penting. Ini bukan tentang siapa yang benar atau salah, tetapi tentang memahami perspektif satu sama lain dan menemukan solusi bagi anda berdua.

3. Komunikasi yang efektif

Dasar dari setiap hubungan yang sehat adalah komunikasi yang efektif. Ini bukan berarti anda tidak akan berdebat; melainkan tentang bagaimana anda berdebat. Setelah bertengkar, luangkan waktu untuk merenungkan.

Apakah anda memahami sudut pandang pasangan anda? Jika anda berdua bisa berkomunikasi secara terbuka dan jujur meskipun ada perbedaan pendapat, hubungan anda mungkin lebih sehat dari yang anda kira.

4. Tidak Takut untuk Meminta Maaf dan Memberi Maaf

Dalam membina hubungan salah satu keahlian emosial yang harus dipelajari itu “mau memaafkan” dan “tidak takut untuk minta maaf”. Ini membutuhkan keberanian dan kelapangan dada untuk memberi maaf dan kerendahan hati serta kejujuran untuk mengakui kesalahan. Kita harus mampu menelan ego.

5. (Masih) Saling Mencintai dan Mendukung

Pertengkaran, perbedaan, hari-hari buruk, semua adalah bagian dari kehidupan bersama. Namun, cinta dalam hubungan yang sehat bukan hanya tentang saat-saat indah. Cinta juga tentang saling mendukung di saat-saat sulit.

Jika, setelah pertengkaran hebat, anda masih bisa mengatakan bahwa anda mencintai pasangan anda dan mereka merasakan hal yang sama, maka anda memiliki sesuatu yang istimewa.

Cinta tidak selalu mudah, tetapi selalu berharga. Hubungan itu rumit, penuh suka duka. Bukan ketiadaan konflik yang membuat hubungan sehat, melainkan kemampuan untuk mengatasinya bersama dengan rasa hormat, pengertian, dan cinta. Hargai pasangan anda dan kuatkan ikatan anda. (*)

Editor : Clavel Lukas
#pertengkaran #pernikahan #hubungan