Di pedesaan biasanya lebih sejuk karena adanya tanaman, pepohonan dan sebagainya.
Untuk mengantisipasi ini, di kota, kita bisa saja menghadirkan suasana sejuk dengan menanam. Apakah bisa lahan sempit dibuat untuk menanam? Simak caranya.
memanfaatkan lahan sempit untuk berkebun Anda bisa menggunakan metode vertikultur. Metode ini berguna untuk membudidayakan tanaman yang umurnya tidak panjang seperti sayuran sawi, kangkung, seledri, pakcoi dan masih banyak lagi lainnya. Sesuai dengan namanya metode ini menggunakan bentuk vertikal sehingga tidak membutuhkan lahan yang luas untuk menanam tanaman tersebut.
Metode selanjutnya, metode aeroponik. Arti dari metode tersebut adalah media tanam yang akarnya menggantung di udara, sehingga tidak menggunakan media tanah. Nutrisi yang diperlukan adalah zat hara yang akan disemprotkan ke akar tanaman secara langsung.
Kemudian ada metode tabulampot. Tabulampot adalah singkatan dari tanaman buah dalam pot. Tentunya metode ini tidak asing lagi sebab sudah banyak yang masyarakat yang mempraktekkannya di rumah masing-masing tidak hanya di kota besar namun juga di pedesaan. Media tanam yang bisa digunakan dalam metode tambulampot adalah yang bisa menyimpan air dan bisa digunakan sebagai pemasok nutrisi dalam tanaman. Media yang cocok digunakan untuk media tanam adalah tanah yang dicampur dengan kompos dan sekam. Perbandingannya adalah 1:1:1.
Dan yang pasti bisa digunakan metode hidroponik. Menanam tanaman tanpa menggunakan media tanah sehingga meskipun lahannya sempit bisa dimanfaatkan untuk menanam dengan cara hidroponik. Tanaman yang dihasilkan dengan cara hidroponik tersebut lebih melimpah dan juga lebih segar. Media yang bisa dimanfaatkan untuk menanam dengan cara hidroponik ini adalah botol plastik, pipa paralon dan masih banyak lagi lainnya. (asr)
Editor : Tanya Rompas