Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Cara Menanam dan Merawat Daun Kemangi

Alfianne Lumantow • Rabu, 31 Juli 2024 | 16:11 WIB

Ilustrasi Kemangi. (Pintrest)
Ilustrasi Kemangi. (Pintrest)

MANADOPOST.ID--Daun kemangi, dengan aroma khasnya yang segar dan kaya manfaat, adalah tanaman yang tidak hanya memperkaya citarasa masakan, tetapi juga mudah untuk ditanam dan dirawat di rumah.

Berikut adalah panduan praktis untuk menanam dan merawat daun kemangi agar tumbuh subur dan sehat.

Pilih benih kemangi berkualitas dari toko pertanian terpercaya. Pastikan benih tersebut segar dan bebas dari hama atau penyakit.

Kemangi tumbuh baik di tanah yang gembur dan kaya akan bahan organik. Campurkan tanah dengan kompos atau pupuk kandang untuk meningkatkan kesuburannya.

Pastikan media tanam memiliki drainase yang baik untuk menghindari genangan air yang dapat menyebabkan akar busuk.

Taburkan benih kemangi di atas media tanam dengan jarak yang cukup agar tanaman memiliki ruang untuk tumbuh. Tutup tipis dengan lapisan tanah, kemudian siram dengan air secukupnya. Penyiraman dilakukan secara teratur, tetapi jangan berlebihan.

Pastikan tanah tetap lembab, namun tidak tergenang air. Pada musim kemarau, penyiraman dapat dilakukan setiap hari, sementara pada musim hujan, cukup disesuaikan dengan kondisi kelembaban tanah.

Letakkan pot atau bedengan kemangi di tempat yang terkena sinar matahari langsung. Kemangi membutuhkan cahaya matahari minimal 6 jam sehari untuk tumbuh optimal.

Lakukan pemupukan secara berkala setiap 2-3 minggu sekali menggunakan pupuk organik atau pupuk cair. Pemupukan akan membantu tanaman mendapatkan nutrisi yang diperlukan untuk pertumbuhan daun yang subur.

Lakukan penyiangan untuk menghilangkan gulma yang tumbuh di sekitar tanaman kemangi. Gulma dapat bersaing dengan tanaman utama dalam hal nutrisi dan air.

Selain itu, periksa secara rutin adanya hama seperti kutu daun dan ulat. Gunakan pestisida alami atau cara manual untuk mengendalikan hama tersebut.

Kemangi dapat dipanen setelah mencapai tinggi sekitar 20-30 cm atau setelah berusia 1-2 bulan sejak penanaman.

Pemanenan dilakukan dengan cara memotong bagian atas tanaman hingga menyisakan beberapa helai daun.

Hal ini akan merangsang pertumbuhan tunas baru sehingga tanaman tetap produktif. Dengan mengikuti panduan di atas, Anda dapat menikmati daun kemangi segar hasil dari kebun sendiri.

Selain lebih ekonomis, menanam kemangi di rumah juga memberikan kepuasan tersendiri dan manfaat kesehatan dari konsumsi tanaman yang ditanam sendiri.

Editor : Clavel Lukas
#Kemangi #Menanam