Namun, bagaimana jika ada kebun buah ajaib? Wah, ini baru keren! Di Indonesia, buah ajaib yang dikenal dengan sebutan Miracle Fruit termasuk tanaman langka, karena habitat aslinya ada di dataran Afrika. Oleh karena itu, tanaman ini cukup sulit ditemukan di sini.
Meskipun berasal dari Afrika, Miracle Fruit cocok dibudidayakan di Indonesia atau di tempat dengan iklim tropis dan ketinggian rata-rata 100-1000 meter di atas permukaan laut.
Untuk pembibitannya, akan lebih mudah jika mengandalkan proses alami, yaitu melalui biji. Untuk menanam Miracle Fruit, kita memerlukan media berupa tanah humus dan sekam yang sudah dicampur dengan pupuk kandang. Lubang tanam sebaiknya dibuat sedalam lima sentimeter, kemudian bibitnya ditanam dan disirami hingga media tanam benar-benar lembap. Kelebihan dari budidaya Miracle Fruit adalah tanaman ini tidak membutuhkan banyak air, cukup disiram sehari sekali. Setelah ditanam, dalam waktu 2 hingga 3 bulan, akan muncul dua daun baru. Biasanya, Miracle Fruit cukup dirawat dalam pot atau polybag berukuran besar, sehingga tidak memerlukan lahan yang luas. Karena alasan ini, banyak penggiat bonsai yang memilih tanaman ini.
Idealnya, Miracle Fruit dapat dikreasikan menjadi bonsai ketika berumur 2-3 tahun. Untuk membentuk bonsai yang kita inginkan, batang tanaman perlu dililit dengan kawat. Batang ini baru akan terbentuk setelah 2-3 bulan dipasangi kawat. Seiring dengan pertumbuhan tanaman, kawat ini perlu disesuaikan kembali. Ketika cuaca hujan, Miracle Fruit cukup disiram sekali sehari. Jika musim hujan tiba, tanaman ini tidak perlu disiram, karena jika air terlalu banyak dan akar tanaman terlalu basah, justru bisa menyebabkan akar membusuk.
Meskipun memiliki warna buah yang cerah, Miracle Fruit justru jarang terkena hama. Namun, daun tanaman ini seringkali diserang oleh jamur, sehingga tanaman harus disemprot dengan anti-jamur atau anti-serangga secara berkala. Miracle Fruit baru akan berbuah pada usia dua tahun. Dari satu pohon, bisa menghasilkan 10 hingga 20 buah, tetapi sulit untuk memprediksi masa panennya, karena tanaman ini bukan termasuk tanaman musiman.
Dinamakan Miracle Fruit karena buah ini bisa membuat makanan terasa manis. Tidak percaya? Kita tanya saja pada Kak Julia. “Ini aku cobain dulu jeruk yang asem banget, lalu kita lanjut cobain Miracle Fruit-nya. Aku udah nyoba buah Miracle Fruit dan sekarang kita cobain lagi jeruk nipisnya. Jadi beneran, rasanya jadi manis banget, nggak ada asamnya sama sekali!”
Keajaiban ini disebabkan oleh kandungan miraculin yang ada dalam buah Miracle Fruit. Miraculin ini adalah glikoprotein atau molekul protein yang dapat berikatan dengan bintik pengecap pada lidah. Ketika memakan jeruk nipis yang asam atau memiliki pH rendah, miraculin akan bereaksi dan mengaktifkan sensor manis pada lidah, sehingga jeruk yang asam pun jadi terasa manis.
Namun, keajaiban buah Miracle Fruit hanya akan bertahan 48 jam setelah dipanen. Jadi, buah ini harus langsung dimakan. Konsumsi Miracle Fruit bisa membantu kita mengurangi kebiasaan menikmati makanan manis secara berlebihan. Miracle Fruit juga dapat membantu para pasien kemoterapi untuk meningkatkan fungsi pengecapannya.
Nah, itulah cerita tentang Miracle Fruit, buah ajaib yang bisa membuat semua makanan terasa enak. Jadi, siapa yang mau coba? Silakan makan buah ini dulu, lalu minum kopi hitamnya. Rasanya akan jadi manis, tidak ada pahit-pahitnya. Tapi, ingat, jangan makan terlalu banyak ya, karena rasa makanan bisa berubah secara drastis!
Editor : Grand Regar