MANADOPOST.ID--Tanaman murbei merupakan tanaman yang dapat dibudidayakan di dataran tinggi maupun rendah. Buahnya cenderung manis, dan selain untuk konsumsi, murbei juga bisa dijadikan tanaman hias.
Bagi yang ingin merangsang pembuahan tanaman murbei, caranya tidak membutuhkan pupuk, melainkan hanya dengan pemangkasan.
Pemangkasan ini merangsang pertumbuhan tunas baru, yang nantinya akan membawa bunga dan berkembang menjadi buah.
Tanaman murbei yang sering dipangkas bisa cepat memunculkan tunas baru dan tidak membutuhkan perawatan khusus seperti pemupukan yang rumit.
Teknik pemangkasan ini tidak hanya membuat tanaman lebih produktif, tetapi juga memperindah bentuknya, terutama jika digunakan sebagai tanaman hias di rumah.
Langkah awal pemangkasan dilakukan dengan memotong ujung cabang-cabang ranting muda. Tujuannya adalah untuk merangsang pertumbuhan tunas baru yang nantinya akan menghasilkan bunga.
Semua cabang pada tanaman dipotong pendek untuk mendorong pertumbuhan tunas. Selain membuat tunas baru, semakin banyak cabang yang dimiliki oleh tanaman murbei, semakin banyak pula buah yang bisa dihasilkan.
Untuk tanaman yang dijadikan hiasan, penting untuk membentuk percabangan yang banyak agar menghasilkan buah yang melimpah dan tampak cantik. Setelah pemangkasan, tanaman sebaiknya diletakkan di tempat yang teduh selama satu atau dua hari agar tidak terlalu banyak menguap.
Hasil pemangkasan ini bisa dilihat setelah sekitar satu hingga dua minggu. Dalam waktu tersebut, tunas-tunas baru akan mulai tumbuh, dan bunga-bunga akan muncul pada tunas baru tersebut.
Bunga yang muncul nantinya akan menjadi buah. Biasanya, tanaman murbei akan mulai memunculkan tunas baru dengan cepat meskipun tanpa diberi pupuk.
Teknik ini sangat efektif untuk memacu pertumbuhan buah, dan tanaman murbei dapat berbuah dengan baik meski tidak diberikan pupuk perangsang buah.
Setelah tunas dan bunga muncul, proses pembentukan buah akan terjadi dengan sendirinya, sehingga teknik pemangkasan ini menjadi cara yang cukup sederhana namun efektif.
Setelah 14 hari dari pemangkasan, tunas baru mulai membesar, dan bunga-bunga mulai berkembang menjadi buah. Murbei yang ditanam di polybag pun bisa berbuah banyak dengan teknik ini.
Pohon yang kecil dengan cabang yang dipangkas akan menghasilkan bunga yang lebat, dan bunga-bunga ini nantinya berkembang menjadi buah. Tanpa menggunakan pupuk, murbei tetap bisa menghasilkan buah dengan baik.
Bahkan, dalam 17 hari setelah pemangkasan, bunga-bunga yang ada di setiap cabang sudah mulai membentuk buah. Setiap cabang pada tanaman murbei akan memiliki buah, sehingga hasilnya akan rimbun dan produktif.
Setelah 26 hari dari pemangkasan, buah-buah murbei mulai membesar dan matang. Pada tanaman yang sehat, buah bisa muncul dari bagian bawah hingga ke ujung cabang.
Buah yang sudah matang akan berwarna hitam, sedangkan yang masih merah belum siap dipetik. Rasa buah murbei yang sudah matang sangat manis. Teknik ini efektif untuk meningkatkan jumlah buah dengan cara memperbanyak percabangan.
Semakin banyak cabang yang dipangkas dan dipelihara, semakin banyak pula buah yang bisa dihasilkan. Teknik pemangkasan ini sangat berguna bagi siapa saja yang ingin mendapatkan hasil buah murbei yang melimpah dengan tanaman yang tampak cantik.
Editor : Clavel Lukas