MANADOPOST.ID--Luar angkasa yang gelap dan tampak hitam, meskipun dihuni oleh triliunan bintang, menjadi pertanyaan yang menarik dan telah dipikirkan oleh para astronom selama berabad-abad.
Jawabannya ternyata dapat dijelaskan melalui beberapa faktor yang mudah dipahami. Jadi, kenapa luar angkasa tampak gelap meskipun ada begitu banyak bintang? Berikut adalah beberapa penjelasannya:
1. Cahaya Bintang Menyebar dan Melemah
Setiap bintang menghasilkan cahaya, namun cahaya tersebut menyebar ke segala arah. Semakin jauh jaraknya, semakin lemah cahaya yang sampai ke kita. Cahaya dari bintang yang sangat jauh bisa menjadi terlalu redup untuk dilihat oleh mata manusia.
2. Jarak yang Sangat Jauh
Banyak bintang yang kita lihat di langit malam adalah bintang-bintang yang relatif dekat dengan Bumi.
Namun, sebagian besar bintang di alam semesta ini berada begitu jauh sehingga cahayanya belum sempat mencapai kita atau terlalu redup saat sampai.
3. Alam Semesta yang Terus Berkembang
Alam semesta terus mengembang, sehingga cahaya dari bintang yang sangat jauh mengalami pergeseran menuju panjang gelombang yang lebih panjang, dikenal sebagai red shift.
Cahaya tersebut bisa bergeser hingga panjang gelombang yang tidak terlihat oleh mata manusia, seperti inframerah atau gelombang radio.
4. Tidak Ada Atmosfer untuk Memantulkan Cahaya
Di Bumi, atmosfer kita memantulkan dan menyebarkan cahaya matahari, membuat langit tampak terang. Di luar angkasa, tidak ada atmosfer untuk menyebarkan cahaya, sehingga meskipun ada banyak bintang, tidak ada yang memantulkan atau menyebarkannya untuk membuat luar angkasa tampak terang.
Dengan memahami wilayah gelap dan terang di alam semesta, kita dapat lebih menghargai betapa kompleks dan menakjubkannya alam semesta.
Langit malam yang tampak gelap bagi kita sebenarnya adalah jendela menuju dunia yang penuh dengan fenomena luar biasa, yang terus memukau dan menginspirasi kita untuk belajar lebih dalam tentang alam semesta yang sangat luas ini. (*)
Sumber: Youtube Nasi Angkasa
Editor : Clavel Lukas