MANADOPOST.ID - Ángeles Durán, seorang wanita asal Vigo, Spanyol, menjadi pusat perhatian internasional sejak mengklaim dirinya sebagai pemilik matahari pada tahun 2010.
Klaimnya didasarkan pada celah dalam hukum internasional yang melarang negara-negara memiliki benda langit, tetapi tidak secara eksplisit melarang individu untuk melakukannya.
Durán berhasil mendapatkan dokumen notaris yang menyatakan dirinya sebagai pemilik matahari, langkah yang membuat banyak orang terkejut dan bingung
Durán tidak hanya berhenti pada klaim tersebut. Dia mencoba menjual "parcel matahari" secara online dengan harga sekitar satu dolar per meter persegi. Ia juga pernah menyatakan niat untuk memungut pajak dari perusahaan yang menggunakan energi matahari, dengan rencana membagikan sebagian keuntungan untuk proyek kemanusiaan dan infrastruktur
Namun, upayanya mendapat banyak hambatan, termasuk dari platform eBay yang menghapus penjualannya karena barang yang dijual dianggap tidak dapat dipindahkan atau diraba. Durán bahkan sempat menggugat eBay atas pembatalan tersebut
Klaimnya memicu kontroversi besar, termasuk gugatan hukum dari kelompok yang mengaitkan luka bakar matahari dengan kepemilikannya. Kasus ini menunjukkan kompleksitas hukum atas klaim benda langit dan bagaimana masyarakat menanggapi klaim yang tidak biasa
Keadaan Durán Saat Ini
Saat ini, Durán masih dikenal karena keberaniannya dalam menantang norma hukum internasional. Dia terus mempertahankan klaimnya sebagai pemilik matahari dan sering menjadi bahan diskusi dalam topik terkait hukum luar angkasa. Meskipun idenya sering dianggap eksentrik, Durán menunjukkan bagaimana celah hukum dapat dimanfaatkan dengan cara yang tidak konvensional.
Di sisi lain, upayanya untuk memonetisasi klaim ini tidak sepenuhnya berhasil, terutama karena kendala hukum dan resistensi sosial. Namun, Durán tetap teguh dengan visinya dan berharap dapat memberikan kontribusi sosial melalui idenya
Kisah Ángeles Durán tidak hanya menarik dari sudut pandang hukum, tetapi juga menyoroti kreativitas dan keberanian seseorang dalam menjelajahi batas-batas hukum dan logika.
Meskipun klaimnya tidak sepenuhnya diterima, ia berhasil membuka percakapan tentang kepemilikan dan pengelolaan sumber daya luar angkasa di masa depan. (*)
Editor : Tanya Rompas