MANADOPOST.ID--Pernahkah kamu bertanya-tanya kenapa sebagian besar wilayah Benua Australia terlihat seperti tak berpenghuni?. Padahal jika ditelisik lebih jauh benua Australia memiliki sumber daya alam yang cukup melimpah. Nah berkaitan dengan hal tersebut mari kita telusuri fakta fakta di baliknya.
Australia dikenal dengan gurun-gurunnya yang luas, seperti Gurun Simpson, Gurun Great Victoria, dan Gurun Gibson. Lebih dari 70% wilayah Australia memiliki iklim kering atau semi-kering, menjadikannya sulit untuk ditinggali oleh manusia. Curah hujan yang rendah dan suhu ekstrem membuat banyak orang enggan menetap di wilayah pedalaman.
Sebagian besar penduduk Australia tinggal di kota-kota besar yang terletak di pesisir, seperti Sydney, Melbourne, dan Brisbane. Ini karena daerah pesisir menawarkan iklim yang lebih sejuk, sumber air yang cukup, dan akses yang lebih mudah ke fasilitas modern, seperti pekerjaan, pendidikan, dan layanan kesehatan.
Saat bangsa Eropa pertama kali datang ke Australia pada abad ke-18, mereka mendirikan pemukiman di daerah pesisir. Pedalaman yang keras tidak dijelajahi secara luas, karena tantangannya sangat besar. Hingga saat ini, pola pemukiman ini tetap bertahan.
Ekosistem Australia sangat sensitif. Wilayah pedalaman yang luas tidak mendukung pertanian skala besar karena tanahnya tandus dan minim nutrisi. Hal ini membuat pengembangan wilayah pedalaman menjadi tidak ekonomis.
Meskipun kaya akan sumber daya alam, seperti tambang emas, besi, dan batu bara, daerah pedalaman tidak dirancang untuk pemukiman permanen. Industri tambang sering kali bersifat sementara, dengan karyawan yang datang dan pergi sesuai kebutuhan proyek.
Penduduk asli Australia, suku Aborigin, telah lama menghormati tanah mereka dan memilih hidup nomaden untuk menjaga keseimbangan dengan alam. Wilayah pedalaman tetap menjadi bagian penting dari budaya dan spiritualitas mereka, tetapi bukan untuk urbanisasi besar-besaran.
Pemerintah Australia juga tidak mendorong urbanisasi besar-besaran di pedalaman. Fokus mereka adalah menjaga lingkungan alami dan meningkatkan kehidupan masyarakat di kota-kota yang sudah ada.
Jadi alasan mengapa 95% Australia terlihat "kosong" adalah kombinasi dari faktor geografis, sejarah, dan keberlanjutan. Namun, jangan salah! Wilayah ini sebenarnya kaya akan keanekaragaman hayati, budaya, dan sumber daya alam. Pedalaman Australia bukanlah "kosong," melainkan bagian penting dari identitas negara itu. (*)
Editor : Clavel Lukas