MANADOPOST.ID- Ningning, anggota termuda dari girl group aespa, dikenal dengan pesona uniknya yang membuatnya dijuluki "maknae centil." Aespa, grup K-pop yang debut pada 17 November 2020 di bawah SM Entertainment, dengan cepat meraih popularitas sebagai salah satu grup gen ke-4 yang paling sukses.
Selain visual yang memukau dari Karina, Giselle, Winter, dan Ningning, aespa juga mengusung konsep inovatif yang menggabungkan teknologi AI dan Avatar X Experience, berbeda dari grup K-pop lainnya.
Keberhasilan aespa sejak debut menjadi inspirasi bagi banyak remaja di seluruh dunia.
Profil Ningning
Ningning, yang lahir dengan nama Ning Yi Zhuo di Harbin, Heilongjiang, Tiongkok, adalah anak tunggal dari ayah yang seorang arsitek dan ibu yang seorang musisi.
Ia mulai bernyanyi sejak usia 5 tahun, dan dikenal memiliki suara yang indah, jangkauan vokal luas, serta teknik yang luar biasa.
Ningning termasuk salah satu vokalis terbaik di gen ke-4 K-pop dengan kontrol vokal yang hebat dan nada bawah yang kuat.
Sebelum debut dengan aespa, Ningning dikenal melalui berbagai acara pencarian bakat di China, seperti China's Got Talent dan China’s New Sound Generation.
Pada 19 September 2016, ia bergabung dengan SM Rookies dan mulai dikenal di dunia hiburan.
Kemampuannya yang luar biasa di bidang vokal membuatnya ditempatkan sebagai lead vocal di aespa.
Kepopuleran dan Prestasi
Pada 17 November 2020, Ningning resmi debut bersama aespa dengan single "Black Mamba." Selain kemampuan vokalnya, Ningning juga dikenal sebagai polyglot, fasih berbahasa Mandarin, Korea, dan sedikit bahasa Inggris.
Pencapaian aespa di industri K-pop, termasuk kemenangan di berbagai ajang penghargaan besar pada 2021 seperti Asia Artist Awards dan Melon Music Awards, semakin memperkokoh posisi grup ini sebagai salah satu yang terpopuler di gen ke-4 K-pop.
Ningning juga masuk dalam daftar "100 Wanita Tercantik" versi TC Candler pada tahun 2020. Beberapa fakta menarik lainnya, Ningning memiliki dua tato kecil yang mewakili kepribadiannya, yaitu tulisan "sweetener" dan logo "devil-angel."
Dengan segala bakat, pesona, dan kesuksesan yang diraihnya, Ningning aespa terus menjadi inspirasi bagi banyak orang di seluruh dunia. (*)
Editor : Gregorius Mokalu