Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Tips dan Cara Mengatasi Hama Penggerek Buah Pada Perkebunan Kakao

Alfianne Lumantow • Jumat, 7 Februari 2025 | 13:28 WIB

Ilustrasi Perkebunan Kakao. (Bing)
Ilustrasi Perkebunan Kakao. (Bing)

MANADOPOST.ID - Petani kakao di berbagai daerah kembali dihadapkan pada ancaman hama yang berbahaya, yakni hama penggerek buah kakao (Conopomorpha cramerella). Hama ini telah menyebabkan penurunan hasil panen yang signifikan, bahkan mengancam keberlanjutan produksi kakao di Indonesia.

Serangan hama penggerek buah telah menyebabkan lebih dari 50% buah kakao di kebunnya mengalami kerusakan. Buah kakao yang terserang terlihat berwarna cokelat kehitaman dan ketika dibuka, bijinya membusuk dan tidak bisa diproses.

Hama penggerek buah kakao menyerang dengan cara meletakkan telur di permukaan buah. Setelah menetas, larva akan masuk ke dalam buah dan menggerogoti bagian dalamnya. Akibatnya, buah kakao tidak bisa berkembang dengan baik, mengurangi kualitas dan kuantitas hasil panen.

Kondisi lingkungan yang mendukung perkembangan larva serta kurangnya tindakan pengendalian terpadu menjadi faktor utama yang menyebabkan penyebaran hama ini semakin luas.

Petani harus menerapkan metode pengendalian yang berkelanjutan, seperti sanitasi kebun, penggunaan perangkap feromon, dan pemangkasan buah yang terserang.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan petani untuk mengatasi hama penggerek buah kakao meliputi:
1. Sanitasi kebun – membuang dan menghancurkan buah yang terserang untuk mencegah penyebaran larva.

2. Penggunaan perangkap feromon – untuk mengendalikan populasi hama dengan menarik serangga dewasa.

3. Penggunaan varietas kakao yang lebih tahan hama – sebagai solusi jangka panjang bagi petani.

4. Penerapan insektisida nabati – menggunakan bahan alami seperti ekstrak neem yang efektif melawan larva penggerek buah.

Serangan hama penggerek buah ini menjadi tantangan besar bagi petani kakao di Indonesia. Oleh karena itu, petani diimbau untuk lebih waspada dan segera mengambil langkah pencegahan agar produksi kakao tetap stabil dan berkualitas.

Pemerintah serta instansi terkait juga diharapkan memberikan pendampingan dan bantuan dalam upaya pengendalian hama ini guna menjaga komoditas unggulan Indonesia tetap bersaing di pasar global.

Editor : Clavel Lukas
#Kakao