Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Inilah Tips dan Cara Efektif Mengatasi Kanker Batang pada Kakao

Alfianne Lumantow • Sabtu, 8 Februari 2025 | 15:06 WIB

Ilustrasi Perkebunan Kakao. (Bing)
Ilustrasi Perkebunan Kakao. (Bing)

MANADOPOST.ID - Penyakit kanker batang menjadi salah satu ancaman serius bagi tanaman kakao di Indonesia.

Penyakit ini disebabkan oleh jamur Phytophthora palmivora, yang menyerang batang dan cabang tanaman, menyebabkan luka yang membusuk dan menghambat pertumbuhan. Jika tidak segera ditangani, tanaman kakao bisa mati dan hasil panen menurun drastis.

Penyakit kanker batang telah menyebabkan beberapa pohon di kebunnya layu dan tidak lagi berbuah. Awalnya hanya luka kecil di batang, tetapi semakin lama membesar dan mengeluarkan cairan.

Jika tidak dipotong, penyakit ini menyebar ke seluruh tanaman. Penyakit kanker batang biasanya berkembang di lingkungan yang lembap, terutama saat musim hujan.

Jamur penyebab penyakit ini menyebar melalui percikan air hujan, angin, dan alat pertanian yang terkontaminasi. Luka pada batang yang tidak segera ditangani akan membesar, mengganggu distribusi nutrisi, dan melemahkan tanaman.

Pengendalian kanker batang harus dilakukan sejak dini. Petani perlu rutin memantau kondisi tanaman dan segera menangani luka pada batang sebelum infeksi menyebar. Metode pencegahan seperti sanitasi kebun dan pemangkasan cabang yang terinfeksi sangat penting dilakukan.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan petani untuk mengatasi penyakit kanker batang pada kakao meliputi:

1. Sanitasi kebun – memangkas dan membakar batang atau cabang yang terinfeksi untuk mencegah penyebaran jamur.

2. Pemangkasan selektif – memotong bagian batang yang terinfeksi dengan alat yang bersih untuk mencegah penyebaran penyakit ke bagian lain.

3. Penggunaan fungisida – aplikasi fungisida berbahan aktif tembaga atau fosetil-aluminium pada luka batang dapat membantu mengendalikan pertumbuhan jamur.

4. Menjaga drainase kebun – memastikan kebun memiliki sistem drainase yang baik untuk mengurangi kelembapan yang mendukung pertumbuhan jamur.

5. Melindungi batang tanaman – dengan melapisi luka menggunakan campuran fungisida dan lilin atau cat pelindung agar infeksi tidak meluas.

Serangan kanker batang harus segera ditangani agar tidak menyebabkan kerugian lebih besar bagi petani kakao. Oleh karena itu, petani diimbau untuk rutin melakukan pemantauan dan menerapkan metode pengendalian yang efektif.

Pemerintah dan instansi terkait diharapkan turut serta dalam memberikan edukasi serta bantuan dalam pengendalian penyakit ini guna menjaga produktivitas kakao nasional.

Editor : Clavel Lukas
#Kakao