Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Aplikasi Video AI “Sora” Meledak di Pasaran, Kalahkan Debut ChatGPT dengan Unduhan Fantastis

Richard Lawongan • Kamis, 9 Oktober 2025 | 18:36 WIB

OpenAI
OpenAI

MANADOPOST.ID – Dunia teknologi kembali dihebohkan dengan kehadiran aplikasi video berbasis kecerdasan buatan bernama Sora, yang kini mencatat jumlah unduhan luar biasa sejak pertama kali dirilis.

Dilansir dari Antara News, Sora berhasil diunduh lebih dari 627.000 kali hanya dalam waktu satu minggu, mengalahkan catatan awal ChatGPT milik OpenAI.

Keberhasilan ini menandakan betapa besar minat publik terhadap teknologi AI generatif, terutama yang mampu menciptakan konten video secara otomatis.

Sora dikembangkan oleh OpenAI, perusahaan yang juga menjadi pelopor berbagai inovasi kecerdasan buatan seperti DALL·E dan ChatGPT.

Berbeda dari ChatGPT yang fokus pada pembuatan teks, Sora dirancang khusus untuk menghasilkan video realistis hanya dari perintah teks atau yang biasa disebut text-to-video AI.

Menurut laporan data.ai, performa Sora di pasar aplikasi sangat mengesankan, terutama di Amerika Serikat dan Jepang.

Aplikasi ini langsung menduduki posisi teratas di kategori aplikasi AI kreatif di berbagai platform, termasuk App Store dan Google Play.

Baca Juga: Indonesia Siapkan Roadmap AI Nasional untuk Tarik Investasi Asing

Sora menawarkan kemampuan luar biasa, di mana pengguna cukup mengetikkan deskripsi singkat untuk menghasilkan video berdurasi pendek yang terlihat nyata.

Teknologi ini disebut-sebut sebagai lompatan besar dalam bidang AI generatif multimodal, yang mampu menggabungkan kemampuan teks, gambar, dan video dalam satu sistem.

Banyak pengguna terkesima dengan hasil video yang tampak seperti hasil editing profesional, padahal hanya dibuat dengan perintah sederhana.

OpenAI menjelaskan bahwa Sora dirancang untuk membantu pengguna dalam membuat konten kreatif, pendidikan, hingga periklanan.

Kemampuan ini membuat Sora menarik bagi kreator konten dan pelaku industri kreatif yang ingin mempercepat proses produksi video.

Meski begitu, para ahli juga mengingatkan adanya risiko penyalahgunaan teknologi semacam ini, terutama untuk membuat konten palsu atau manipulatif (deepfake).

Untuk mengatasi hal tersebut, OpenAI memastikan telah menambahkan fitur keamanan dan penanda digital (watermark) agar video buatan AI mudah dikenali.

Menurut Antara News, tingkat unduhan Sora bahkan dua kali lipat lebih tinggi dibanding debut ChatGPT Mobile, yang dulu viral pada 2023.

Kecepatan pertumbuhan pengguna ini membuktikan bahwa masyarakat semakin terbuka terhadap penggunaan AI di kehidupan sehari-hari.

Selain itu, Sora juga dinilai lebih mudah digunakan karena tampilannya sederhana dan ramah bagi pengguna pemula.

Beberapa kreator di TikTok dan YouTube kini mulai memanfaatkan Sora untuk membuat video pendek dengan gaya sinematik.

Hal ini membuat aplikasi tersebut semakin populer di kalangan muda yang gemar membuat konten visual cepat dan menarik.

Dengan inovasi yang terus berkembang, Sora bisa menjadi awal dari era baru di mana pembuatan video tidak lagi membutuhkan kamera, editing rumit, atau waktu lama. (aak)

Editor : Richard Lawongan
#Teknologi Video AI #kecerdasan buatan #OpenAI #Sora #Aplikasi AI