Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Telkom Indonesia Lepas Bisnis Serat Optik ke Anak Usaha Senilai Rp35,8 Triliun

Jasinta Bolang • Selasa, 21 Oktober 2025 | 20:12 WIB

Photo
Photo

MANADOPOST.ID – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk resmi memisahkan bisnis konektivitas serat optik skala besar ke anak perusahaannya, Telkom Infrastruktur Indonesia, dalam transaksi senilai Rp35,8 triliun atau sekitar US$2,16 miliar.

Langkah ini diambil untuk memperkuat efisiensi operasional dan memperjelas fokus bisnis antara layanan ritel dan infrastruktur digital.

Keputusan ini diumumkan secara resmi melalui keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia pada Selasa (21/10/2025).

Telkom menjelaskan bahwa transaksi tersebut dilakukan sebagai bagian dari strategi besar transformasi perusahaan menuju “InfraCo”, yaitu model bisnis yang memisahkan unit infrastruktur dan layanan digital.

Dengan pemisahan ini, Telkom berharap bisa mempercepat pembangunan jaringan serat optik di seluruh Indonesia, terutama untuk kawasan timur.

Bisnis yang dialihkan mencakup jaringan tulang punggung nasional (backbone fiber network), sistem transmisi bawah laut, dan koneksi antar kota besar.

Langkah tersebut juga membuka peluang kolaborasi dengan mitra global dalam memperluas konektivitas digital Indonesia.

Menurut manajemen Telkom, pemisahan bisnis ini tidak akan mengganggu operasional harian maupun layanan pelanggan yang sudah berjalan.

Perusahaan menyebut bahwa seluruh proses dilakukan sesuai aturan transaksi afiliasi yang berlaku di Indonesia.

Baca Juga: Intel Siapkan Chip AI Baru untuk Data Center, Siap Tantang Dominasi NVIDIA

Selain efisiensi, Telkom menilai pemisahan ini akan memperkuat valuasi perusahaan karena aset infrastruktur dapat dikelola secara lebih fokus dan transparan.

Langkah ini juga sejalan dengan tren global di mana perusahaan telekomunikasi besar mulai memisahkan divisi infrastruktur untuk meningkatkan efisiensi bisnis digital.

Telkom Infrastruktur Indonesia nantinya akan menjadi penyedia utama jaringan bagi TelkomGroup maupun operator lain yang membutuhkan kapasitas fiber optik.

Perusahaan menegaskan bahwa transformasi ini adalah fondasi penting dalam mewujudkan “Digital Indonesia 2045”.

Dengan strategi baru tersebut, Telkom berharap bisa memperkuat perannya dalam mendukung pemerataan internet berkecepatan tinggi di seluruh negeri.

(rm)

Editor : Jasinta Bolang
#Infrastruktur #fiber optik #Teknologi #Digitalisasi #Telkom