MANADOPOST.ID – Instagram resmi memperbarui fitur Map, menghadirkan kontrol privasi yang lebih kuat dan desain antarmuka baru.
Pembaruan ini diumumkan pada 6 Oktober 2025 dan mulai diluncurkan ke pengguna di India, setelah sukses di AS dan Kanada.
Fitur Map kini memungkinkan pengguna berbagi lokasi aktif dengan teman pilihan secara aman dan transparan.
Terdapat indikator di bagian atas peta yang menunjukkan apakah pengguna sedang berbagi lokasi atau tidak.
Instagram menambahkan ikon baru di bagian “Notes” untuk memperjelas status berbagi lokasi pengguna.
Perusahaan menegaskan bahwa fitur berbagi lokasi ini nonaktif secara default, dan hanya aktif jika pengguna menyalakannya sendiri.
Setiap pengguna juga bisa memilih tingkat privasi berbagi lokasi sesuai kebutuhan.
Opsi yang tersedia meliputi “Friends”, “Close Friends”, “Selected Friends”, atau “No One”.
Baca Juga: Song Kang Akhirnya Aktif Lagi di Instagram Usai Wamil, Fans Sorak Gembira
Dengan fitur ini, pengguna dapat mengontrol siapa saja yang dapat melihat lokasi mereka di peta.
Instagram juga memastikan bahwa berbagi lokasi hanya aktif selama 24 jam dan bisa dimatikan kapan saja.
Untuk melindungi pengguna muda, Instagram menambahkan fitur pengawasan orang tua pada akun remaja.
Jika anak remaja mengaktifkan berbagi lokasi, orang tua akan menerima notifikasi otomatis.
Selain untuk berbagi lokasi, fitur Map kini dapat digunakan untuk menjelajahi konten lokal berdasarkan tag lokasi.
Pengguna dapat melihat Reels, Stories, dan Post yang diunggah di sekitar lokasi tertentu.
Instagram menghapus tampilan foto profil di Map untuk mencegah kesalahpahaman bahwa lokasi pribadi selalu dibagikan.
Langkah ini mendapat apresiasi dari pakar keamanan digital yang menilai Instagram kini lebih transparan terhadap kontrol privasi.
Namun, beberapa pengguna awal sempat mengira lokasi mereka dibagikan otomatis setelah pembaruan.
Untuk itu, Instagram melakukan edukasi tambahan dengan menampilkan panduan privasi di dalam aplikasi.
Pembaruan fitur Map juga dianggap sebagai strategi Meta untuk memperkuat komunitas berbasis lokasi dan menyaingi Snap Map dari Snapchat.
Dengan fitur baru ini, Instagram berharap pengguna bisa tetap terhubung secara lokal tanpa mengorbankan privasi pribadi.
(rm)
Editor : Jasinta Bolang