Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

OpenAI Kembangkan AI Pembuat Musik, Era Lagu dari Teks Semakin Nyata

Prisilia Rumengan • Kamis, 30 Oktober 2025 | 23:13 WIB

OpenAI
OpenAI

MANADOPOST.ID- Dunia teknologi kembali dihebohkan dengan langkah baru dari OpenAI yang kini mengembangkan alat AI generatif musik.

Alat ini dikabarkan mampu menciptakan lagu lengkap hanya dari teks atau potongan suara yang diberikan pengguna.

Menurut laporan dari Business Standard, proyek ini masih dalam tahap uji internal dengan hasil yang cukup mengesankan.

Fitur utama dari AI ini adalah kemampuannya memahami konteks emosi dan gaya musik dari teks yang dimasukkan.

Sebagai contoh, jika pengguna menulis “lagu ceria untuk pagi hari”, sistem akan menghasilkan musik upbeat bernuansa positif.

AI ini menggunakan teknologi serupa dengan model GPT namun disesuaikan untuk pemrosesan audio dan ritme musik.

Menurut sumber internal, OpenAI ingin membuat alat ini menjadi “YouTube untuk musik buatan AI.”

Selain menciptakan melodi, AI ini juga mampu menulis lirik dan mencocokkan suara penyanyi sintetis yang sesuai.

Hal ini berpotensi mengubah cara musisi, produser, dan kreator konten menghasilkan karya musik di masa depan.

Para analis menyebut, langkah ini bisa menyaingi layanan seperti Suno AI atau Udio yang lebih dulu hadir di pasar.

Baca Juga: Nvidia Jadi Perusahaan Pertama di Dunia Bernilai 5 Triliun Dolar AS!

Namun, OpenAI menekankan bahwa alat ini dikembangkan dengan perhatian besar terhadap hak cipta dan etika AI.

Sistem akan dilengkapi deteksi otomatis agar tidak meniru atau memanipulasi lagu dari artis asli.

Selain itu, OpenAI berencana membuka API agar pengembang bisa mengintegrasikan fitur musik AI ke dalam aplikasi lain.

Proyek ini juga menjadi bagian dari upaya memperluas ekosistem model multimodal OpenAI yang kini mencakup teks, gambar, dan suara.

Banyak pihak menilai inovasi ini dapat mempercepat tren “AI musician” yang mulai populer di platform musik digital.

Jika diluncurkan secara publik, pengguna biasa dapat menciptakan lagu profesional tanpa kemampuan bermusik sekalipun.

AI ini bahkan dapat memahami referensi musik populer untuk menciptakan gaya baru yang orisinal.

OpenAI menargetkan peluncuran beta publik pada pertengahan 2026 mendatang.

Langkah ini menegaskan posisi OpenAI sebagai pionir dalam dunia kreativitas berbasis kecerdasan buatan.

Dunia musik kini bersiap

Editor : Prisilia Rumengan
#kecerdasan buatan #Musik #open #AI #audio #inovasi