Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Grammarly Resmi Ganti Nama Jadi Superhuman, Hadirkan Platform AI All-in-One

Prisilia Rumengan • Kamis, 30 Oktober 2025 | 23:20 WIB

Grammarly New Generation
Grammarly New Generation

MANADOPOST.ID- Dunia teknologi produktivitas kembali ramai dibicarakan setelah Grammarly resmi mengganti namanya menjadi Superhuman.

Langkah besar ini menandai transformasi dari sekadar alat pengecek tata bahasa menjadi platform produktivitas berbasis AI yang menyeluruh.

Menurut laporan dari Times of India, Superhuman membawa konsep baru di mana menulis, berkolaborasi, dan berpikir dapat dilakukan dalam satu ekosistem AI.

Platform ini menghadirkan asisten cerdas yang memahami konteks tulisan, nada bicara, hingga gaya komunikasi pengguna.

Fitur utamanya adalah AI Workflows, yang membantu menyusun ide, merangkum dokumen, hingga menyusun laporan secara otomatis.

Superhuman juga menggabungkan fungsi seperti ChatGPT, Notion, dan Google Docs dalam satu interface terpadu.

Dengan desain minimalis dan fokus pada efisiensi, pengguna dapat beralih antara menulis, mengedit, dan berdiskusi tanpa meninggalkan aplikasi.

AI di dalamnya mampu mengenali niat pengguna dan memberikan saran perbaikan secara real-time.

Baca Juga: OpenAI Kembangkan AI Pembuat Musik, Era Lagu dari Teks Semakin Nyata

Grammarly menjelaskan bahwa rebranding ini bertujuan memperluas cakupan dari koreksi teks menjadi “mitra kerja digital berbasis AI.”

Perubahan nama juga mencerminkan visi baru mereka untuk membantu manusia bekerja lebih cepat dan lebih cerdas.

Platform ini dirancang untuk kompatibel dengan berbagai aplikasi kerja seperti Slack, Gmail, dan Microsoft Teams.

Superhuman juga mendukung integrasi cloud sehingga semua dokumen tersinkron otomatis di berbagai perangkat.

Menurut CEO Grammarly, transformasi ini adalah hasil dari meningkatnya permintaan terhadap AI produktivitas setelah era ChatGPT.

Selain membantu menulis, AI di Superhuman juga bisa memvisualisasikan data, membuat ringkasan rapat, dan menyusun strategi konten.

Fitur kolaboratif memungkinkan beberapa pengguna bekerja dalam satu dokumen dengan bantuan AI yang mengatur struktur tulisan.

Superhuman akan tersedia secara global mulai kuartal pertama tahun 2026 mendatang.

Perusahaan juga memastikan bahwa data pengguna akan tetap aman dengan sistem enkripsi kelas industri.

Langkah ini dinilai sebagai evolusi alami bagi Grammarly setelah satu dekade fokus pada dunia penulisan digital.

Dengan hadirnya Superhuman, masa depan produktivitas kini berada di tangan AI yang benar-benar memahami cara manusia berpikir.

AI tidak lagi sekadar membantu menulis, tapi juga menjadi mitra kerja yang mampu berinovasi bersama manusia. (AR)

Editor : Prisilia Rumengan
#Superhuman #TeknologiAI #DigitalTools #produktivitas #AI #Grammarly