Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Jikayi Village di Sichuan Dinobatkan Sebagai Desa Wisata Terbaik Dunia oleh UNWTO

Jasinta Bolang • Jumat, 31 Oktober 2025 | 09:00 WIB

Jikayi Village, Sichuan, China
Jikayi Village, Sichuan, China

MANADOPOST.ID – Desa Jikayi Village, yang terletak di Kabupaten Danba, Provinsi Sichuan, Tiongkok Barat Daya, resmi meraih gelar Best Tourism Village 2025 dari United Nations World Tourism Organization (UNWTO).

Penghargaan bergengsi ini diumumkan pada 17 Oktober 2025 dalam upacara penghormatan di Huzhou, Tiongkok, bersamaan dengan perayaan Hari Pariwisata Dunia.

Desa Jikayi menjadi salah satu dari 52 destinasi global yang berhasil masuk daftar desa wisata terbaik dunia versi UNWTO.

Wilayah ini terletak di dataran tinggi Qinghai-Xizang Plateau, dan dikenal karena keindahan alam pegunungan serta arsitektur tradisionalnya yang unik.

Menurut laporan Antara News, Jikayi Village dinilai unggul dalam memadukan pariwisata, budaya, dan pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.

Desa ini merupakan rumah bagi kelompok etnis Gyalrong Tibet yang masih mempertahankan tradisi dan gaya hidup khas dataran tinggi.

Penduduk lokal berperan langsung dalam mengelola wisata melalui sistem komunitas, tanpa mengorbankan keseimbangan ekologi daerah mereka.

Baca Juga: Robot Penyedot Debu Asal China Kian Mendunia, Roborock Pimpin Pasar Asia

Selain pemandangan menakjubkan, desa ini juga dikenal dengan rumah batu kuno yang dibangun di lereng curam, memberikan panorama dramatis bagi wisatawan.

Jikayi Village menjadi destinasi favorit wisatawan domestik dan mancanegara yang ingin merasakan budaya Tibet tanpa keramaian turis besar.

UNWTO menilai bahwa Jikayi berhasil mengembangkan ekowisata berbasis budaya yang memberi manfaat ekonomi sekaligus melestarikan identitas lokal.

Pemerintah daerah Danba menyebut penghargaan ini sebagai bukti sukses program “Beautiful Countryside” yang menekankan harmoni antara manusia dan alam.

Desa ini juga menjadi contoh nyata implementasi pariwisata inklusif di mana keuntungan dari wisata digunakan untuk pendidikan dan pelestarian lingkungan.

Dalam beberapa tahun terakhir, Jikayi Village mencatat peningkatan kunjungan wisata hingga 75%, namun tetap menjaga batas kunjungan harian untuk mencegah overtourism.

Selain keindahan alam, desa ini juga mengadakan festival budaya Gyalrong setiap tahun yang menarik ribuan pengunjung.

Para wisatawan dapat menikmati tarian rakyat, kuliner tradisional, serta belajar tentang kerajinan tangan khas dataran tinggi.

Ke depan, pemerintah Sichuan berencana meningkatkan infrastruktur digital di kawasan ini untuk mendukung promosi global.

Jikayi Village diharapkan menjadi model internasional bagi pembangunan pariwisata berkelanjutan di kawasan pegunungan Asia.

Dengan penghargaan dari UNWTO, desa ini kini resmi masuk radar dunia sebagai simbol pariwisata budaya yang autentik dan berkelanjutan.

(rm)

Editor : Jasinta Bolang
#Jikayi Village #Tiongkok #UNWTO #pariwisata budaya #Sichuan