MANADOPOST.ID – Dunia teknologi kembali mencetak sejarah baru dengan hadirnya gerai robot 6S pertama di dunia di Distrik Longgang, Shenzhen, China selatan.
Gerai canggih ini dibuka pada 28 Juli lalu dan langsung menjadi sorotan dunia teknologi serta masyarakat sekitar.
Konsep “6S” di sini bukan sekadar nama, melainkan mencakup enam layanan utama: Sales (penjualan), Service (layanan), Spare parts (suku cadang), Sharing (penyewaan), Support (dukungan), dan Solution (solusi).
Dengan layanan tersebut, pengunjung bisa melakukan semua kebutuhan robotika hanya di satu tempat.
Menurut laporan Xinhua, gerai ini menjadi yang pertama di dunia yang menggabungkan konsep toko robot dengan pengalaman interaktif langsung.
Baca Juga: Toshiba Umumkan Teknologi HDD 12 Disk, Siap Hadirkan Kapasitas 40 TB pada 2027
Setiap robot di sana punya fungsi berbeda, mulai dari keperluan industri, medis, pendidikan, hingga hiburan.
Beberapa robot humanoid di dalamnya bahkan bisa bermain bola, berlatih tinju, hingga berinteraksi dengan manusia.
Robot-robot tersebut dibuat oleh perusahaan rintisan (startup) seperti EngineAI, yang berbasis di Shenzhen dan fokus pada kecerdasan buatan (AI).
EngineAI dikenal karena mengembangkan robot dengan kemampuan belajar cepat dan ekspresi wajah realistis.
Di dalam gerai ini, pengunjung bisa melihat bagaimana robot menjalankan berbagai tugas manusia dengan presisi tinggi.
Tak hanya menjual, gerai robot 6S ini juga menawarkan pelatihan tentang cara merawat dan memprogram robot.
Hal ini membuatnya menjadi tempat edukatif bagi pelajar dan peneliti yang tertarik di bidang teknologi robotika.
Shenzhen sendiri dikenal sebagai “Silicon Valley-nya China”, pusat inovasi yang menumbuhkan banyak startup teknologi besar.
Pemerintah daerah Longgang mendukung penuh pengembangan robotika karena dianggap sebagai masa depan industri cerdas.
Robot humanoid yang ditampilkan di gerai ini memperlihatkan kemampuan luar biasa seperti gerakan alami dan koordinasi tinggi.
Salah satunya bisa bermain sepak bola dengan manusia dan mampu membaca arah bola menggunakan sensor visual.
Robot lain berlatih tinju untuk menunjukkan kecepatan respon dan ketepatan gerak seperti petinju sungguhan.
Inovasi ini menjadi bukti bahwa kolaborasi manusia dan mesin semakin dekat dengan dunia nyata.
Dengan hadirnya gerai seperti ini, masyarakat dapat lebih mengenal potensi robot dalam kehidupan sehari-hari.
Banyak ahli meyakini, gerai semacam ini akan menjadi tren baru dalam industri ritel teknologi global.
Langkah Shenzhen membuka gerai robot 6S ini menjadi simbol masa depan kota pintar dan teknologi manusia modern. (aak)
Editor : Richard Lawongan