MANADOPOST.ID- Dunia teknologi kembali dibuat penasaran setelah startup AI Rabbit Inc. mengumumkan perangkat generasi terbaru mereka yang disebut Rabbit R2 “Three-in-One”.
Peluncuran ini menjadi tindak lanjut dari kesuksesan Rabbit R1, perangkat AI wearable yang sempat viral pada awal tahun 2025.
Dilansir dari Android Authority, Rabbit R2 hadir dengan konsep revolusioner yang menggabungkan wearable AI, asisten digital, dan komputer mini portabel.
Perangkat ini diklaim mampu menjalankan tugas-tugas kompleks seperti menerjemahkan percakapan real-time, mengatur jadwal, hingga menjalankan aplikasi berbasis cloud.
Rabbit menjelaskan bahwa R2 tidak hanya mendengarkan perintah, tapi juga memahami konteks dan niat pengguna secara mendalam.
Sistem AI di dalamnya berbasis Large Action Model (LAM), versi lanjutan dari model sebelumnya yang kini lebih efisien dan responsif.
Dengan desain ramping dan layar sentuh kecil, Rabbit R2 bisa dikenakan di pergelangan tangan atau disimpan di saku.
Selain itu, perangkat ini memiliki fitur AI Vision, yang memungkinkan pengguna mengenali objek di sekitar hanya dengan mengarahkan kamera.
Rabbit juga memperkenalkan fitur baru bernama Live Context Memory, yang membuat AI dapat mengingat kebiasaan dan preferensi pengguna.
Fitur ini membuat interaksi terasa lebih alami karena sistem tahu apa yang penting bagi penggunanya.
Perangkat R2 menggunakan chip Qualcomm Snapdragon X Elite dengan dukungan pemrosesan AI langsung di perangkat.
Hal ini memungkinkan semua tugas dilakukan tanpa koneksi internet, menjaga privasi data pengguna sepenuhnya.
Selain berfungsi sebagai asisten pribadi, Rabbit R2 dapat dihubungkan ke komputer atau smartphone untuk memperluas fungsionalitasnya.
Analis menilai, Rabbit berusaha menciptakan perangkat AI serbaguna yang bisa menggantikan beberapa gadget sekaligus.
Beberapa demo memperlihatkan kemampuan R2 membuat email, menerjemahkan dokumen, dan memutar musik hanya dengan perintah suara singkat.
Perangkat ini akan mulai dijual secara global pada kuartal pertama tahun 2026 dengan harga mulai dari USD 399.
Banyak pengamat menyebut Rabbit R2 sebagai “the next big thing” di dunia AI personal assistant.
Langkah ini sekaligus memperkuat posisi Rabbit sebagai pesaing potensial bagi OpenAI, Humane, dan Google dalam pasar AI konsumen.
Dengan teknologi yang semakin mendekatkan manusia dan kecerdasan buatan, Rabbit kembali menunjukkan bahwa masa depan AI sudah di depan mata. (AR)
Editor : Prisilia Rumengan