MANADOPOST.ID – Samsung kembali mencuri perhatian dunia teknologi lewat peluncuran headset canggih bernama Galaxy XR.
Perangkat ini menjadi langkah besar Samsung dalam dunia Extended Reality atau XR, yaitu gabungan antara dunia nyata dan dunia virtual yang bisa dirasakan langsung lewat teknologi visual dan audio.
Headset Galaxy XR pertama kali dirilis di dua negara, yaitu Amerika Serikat dan Korea Selatan.
Namun, kabar terbaru menunjukkan bahwa Samsung berencana memperluas pasarnya ke berbagai negara lain pada tahun 2026.
Dilansir dari SamMobile, beberapa negara seperti Jerman, Prancis, Kanada, dan Inggris Raya diperkirakan akan menjadi tujuan berikutnya untuk peluncuran resmi Galaxy XR.
Meski begitu, daftar negara tersebut belum final dan masih bisa berubah sesuai dengan rencana produksi Samsung.
Baca Juga: Daftar Gadget AI Terbaik Oktober 2025, Dominasi Perangkat Pintar dengan Fitur Otomatisasi Canggih
Samsung disebut sedang menyiapkan rantai pasokan dan aplikasi berbasis XR agar bisa memberikan pengalaman terbaik bagi penggunanya.
Teknologi XR sendiri merupakan singkatan dari Extended Reality, yang merupakan gabungan dari Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR).
Artinya, pengguna bisa merasakan dunia digital yang terasa nyata, sekaligus berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya.
Galaxy XR menjadi perangkat pertama di dunia yang menjalankan sistem operasi Android XR, hasil kolaborasi antara Samsung, Google, dan Qualcomm.
Menurut laporan dari SamMobile, headset ini ditenagai oleh chip Snapdragon XR2+ Gen 2 yang sangat kuat dan efisien.
Selain itu, perangkat ini dibekali RAM 16GB dan penyimpanan internal sebesar 256GB yang cukup besar untuk berbagai aplikasi XR.
Galaxy XR juga dilengkapi layar Micro-OLED 4,3K yang menghasilkan tampilan tajam dan jernih dengan warna yang sangat realistis.
Fitur audio spasial Dolby Atmos juga disematkan untuk memberikan pengalaman suara tiga dimensi yang terasa mengelilingi pengguna.
Menariknya, headset ini mendukung dua mode utama, yaitu Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR), yang bisa diganti dengan mudah sesuai kebutuhan.
Samsung juga mengintegrasikan asisten AI Google Gemini di dalam Galaxy XR.
Dengan Gemini, pengguna bisa berinteraksi langsung menggunakan suara dan gerakan, bahkan membuat konten 3D hanya dengan perintah sederhana.
Desain Galaxy XR dibuat ergonomis agar tetap nyaman digunakan dalam waktu lama tanpa membuat kepala terasa berat.
Rangkanya dirancang agar tekanan pada dahi dan bagian belakang kepala bisa tersebar merata, sehingga tidak cepat lelah.
Selain itu, unit baterai yang terpisah dari headset membuat bobotnya lebih ringan dan tidak mudah panas saat digunakan.
Samsung juga menambahkan pelindung cahaya atau light shield yang bisa dilepas-pasang agar pengguna bisa menyesuaikan pengalaman imersif sesuai kondisi pencahayaan.
Dengan semua fitur canggih tersebut, Galaxy XR menjadi simbol masa depan hiburan, pendidikan, dan komunikasi berbasis realitas campuran. (aak)
Editor : Richard Lawongan