MANADOPOST.ID – Perusahaan teknologi raksasa Apple kembali mengembangkan inovasi besar yang siap mengubah cara pengguna berkomunikasi di masa depan.
Fitur terbaru yang sedang disiapkan Apple ini dikabarkan akan memungkinkan iPhone terhubung langsung dengan satelit.
Artinya, pengguna tetap bisa mengirim pesan atau melakukan panggilan darurat meski berada di lokasi tanpa jaringan seluler.
Menurut laporan dari Antara News yang mengutip media teknologi 9to5Mac, fitur ini sedang dalam tahap uji coba intensif menjelang perilisan generasi iPhone berikutnya.
Apple disebut bekerja sama dengan beberapa penyedia layanan satelit global untuk memastikan koneksi yang stabil dan cepat.
Fitur ini dikembangkan agar pengguna iPhone bisa tetap terhubung dalam situasi darurat seperti bencana alam, perjalanan laut, atau pendakian di daerah terpencil.
Konsep komunikasi berbasis satelit ini sebelumnya telah digunakan untuk layanan SOS darurat di beberapa model iPhone terbaru.
Baca Juga: Apple Intelligence Resmi Hadir di iPhone 16 dan MacBook 2025, Era Baru AI Ekosistem Apple Dimulai
Namun kali ini, Apple berencana memperluas fungsi tersebut agar bisa digunakan untuk kebutuhan komunikasi umum.
Fitur ini digadang-gadang akan menjadi bagian penting dari ekosistem Apple yang semakin canggih dan mandiri dari jaringan seluler tradisional.
Selain itu, fitur satelit ini juga mendukung visi Apple dalam meningkatkan keamanan pengguna dan memperluas akses digital global.
Dilansir dari The Verge, sistem komunikasi berbasis satelit Apple akan menggunakan protokol enkripsi end-to-end untuk menjaga privasi pengguna.
Dengan teknologi ini, pesan yang dikirim akan tetap aman meskipun melewati jaringan luar angkasa.
Apple juga mengembangkan sistem antena khusus yang tertanam langsung di perangkat agar koneksi satelit tetap efisien tanpa mengorbankan desain iPhone.
Desain antena baru ini diklaim mampu mendeteksi sinyal dari orbit rendah (LEO) dengan konsumsi daya baterai yang sangat rendah.
Para analis memperkirakan fitur ini akan menjadi salah satu daya tarik utama dalam peluncuran iPhone generasi berikutnya tahun depan.
Apple tampaknya ingin memastikan bahwa pengalaman komunikasi pengguna tetap lancar di mana pun mereka berada.
Bahkan, rumor menyebutkan fitur ini akan dikombinasikan dengan kecerdasan buatan (AI) untuk memprediksi kebutuhan sinyal berdasarkan lokasi pengguna.
Dengan begitu, perangkat dapat menyesuaikan koneksi otomatis tanpa harus diatur secara manual.
Langkah Apple ini juga diyakini sebagai respons terhadap tren global di mana teknologi satelit mulai diintegrasikan dalam layanan ponsel pintar.
Jika fitur ini resmi diluncurkan, iPhone akan menjadi salah satu perangkat pertama di dunia yang menawarkan komunikasi satelit dua arah secara penuh.
Banyak pihak memuji langkah Apple karena bisa membuka peluang besar bagi pengguna di wilayah yang belum terjangkau jaringan internet.
Apple sendiri belum mengumumkan tanggal resmi peluncuran fitur ini, namun kabarnya akan diumumkan bersamaan dengan iPhone seri berikutnya pada 2026 mendatang. (aak)
Editor : Richard Lawongan