MANADOPOST.ID- Dunia kreatif dikejutkan oleh pengumuman besar dari Adobe dalam ajang Adobe MAX 2025 yang digelar pada akhir pekan lalu.
Adobe secara resmi memperkenalkan pembaruan besar pada aplikasi Photoshop, Premiere Pro, dan Illustrator dengan integrasi kecerdasan buatan generasi terbaru mereka.
Fitur baru ini disebut dapat mempercepat proses editing hingga 70% dibandingkan metode manual sebelumnya.
Menurut laporan resmi Adobe Newsroom, model AI ini dikembangkan untuk membantu kreator dalam proses retouching, color grading, dan animasi otomatis.
Selain itu, pengguna kini bisa mengandalkan Adobe Firefly 3.0, model generatif terbaru yang mampu menciptakan gambar realistis hanya dari deskripsi teks.
Adobe juga menambahkan fitur kolaboratif real-time, yang memungkinkan banyak pengguna mengedit satu proyek secara bersamaan.
Langkah ini dinilai sebagai upaya Adobe untuk memperkuat dominasi mereka di dunia software kreatif profesional.
Banyak kreator konten dan editor video menyambut positif inovasi ini karena dapat memangkas waktu produksi secara signifikan.
Fitur baru di Premiere Pro bahkan diklaim mampu mendeteksi ekspresi wajah dan melakukan penyesuaian warna otomatis.
Baca Juga: Amazon Hadirkan Fitur Penerjemah AI untuk Dukung Penulis Independen di Kindle
Meski begitu, beberapa pengguna masih khawatir soal keaslian hasil karya digital karena makin sulit membedakan mana yang buatan manusia dan AI.
Adobe menegaskan bahwa sistem AI mereka tetap akan menandai metadata “AI-generated” untuk menjaga transparansi.
Kehadiran pembaruan ini disebut-sebut sebagai awal era baru bagi industri kreatif digital global.
Para profesional desain dan videografi kini disarankan segera memperbarui aplikasi mereka agar bisa menikmati fitur terbaru ini.
Adobe juga berjanji akan memberikan pelatihan dan sertifikasi resmi untuk penggunaan AI di Creative Cloud.
Dengan terobosan ini, Adobe menunjukkan komitmennya untuk tetap menjadi pemimpin dalam teknologi kreatif modern.
Kreator dari seluruh dunia kini menantikan versi penuh dari pembaruan ini yang akan dirilis secara global dalam waktu dekat.
Industri kreatif tampaknya akan berubah drastis dengan kehadiran AI yang semakin cerdas dan adaptif.
Adobe kembali membuktikan bahwa inovasi dan kreativitas bisa berjalan beriringan di era digital.
Dan ini baru permulaan dari perjalanan panjang menuju ekosistem kreatif berbasis kecerdasan buatan. (AR)
Editor : Prisilia Rumengan