MANADOPOST.ID – Samsung kembali membuat gebrakan besar di dunia teknologi tampilan dengan memulai produksi massal layar Micro OLED yang dikabarkan akan digunakan pada perangkat Galaxy XR terbarunya.
Langkah ini menandai era baru bagi Samsung Display dalam memperluas teknologi layar ke perangkat realitas campuran (XR).
Teknologi Micro OLED dikenal karena kemampuannya menampilkan warna lebih tajam, kontras tinggi, dan efisiensi daya yang lebih baik dibandingkan panel OLED biasa.
Menurut laporan dari The Elec, Samsung Display telah menyiapkan fasilitas khusus untuk memproduksi layar canggih ini.
Layar Micro OLED memiliki keunggulan utama pada tingkat kepadatan piksel yang jauh lebih tinggi, ideal untuk perangkat XR seperti headset realitas campuran.
Dengan tingkat kerapatan piksel yang tinggi, pengguna dapat merasakan tampilan lebih realistis tanpa efek kabur (screen door effect).
Dilansir dari Antara, langkah Samsung ini juga menjadi upaya untuk menyaingi dominasi Apple yang lebih dulu mengembangkan layar Micro OLED untuk perangkat Vision Pro.
Samsung disebut akan memproduksi panel tersebut dalam jumlah terbatas pada tahap awal sebelum memperluas kapasitas produksinya.
Perusahaan juga dikabarkan bekerja sama dengan eMagin, perusahaan asal Amerika Serikat yang memiliki keahlian di bidang teknologi tampilan Micro OLED.
Kolaborasi ini memungkinkan Samsung meningkatkan kualitas panel sekaligus mempercepat proses produksi.
Teknologi Micro OLED berbeda dengan OLED konvensional karena ditanam langsung di atas wafer silikon, bukan di atas kaca.
Proses ini membuat layar menjadi jauh lebih tipis namun tetap kuat dan efisien dalam penggunaan energi.
Layar ini juga mampu mencapai tingkat kecerahan tinggi hingga lebih dari 5.000 nit, yang sangat penting untuk pengalaman XR yang imersif.
Samsung berharap teknologi baru ini akan memperkuat posisinya di pasar perangkat XR yang saat ini sedang berkembang pesat.
Galaxy XR sendiri diprediksi akan menjadi perangkat campuran antara realitas virtual (VR) dan realitas tertambah (AR).
Perangkat ini kabarnya akan menampilkan sistem operasi baru hasil kolaborasi antara Samsung, Google, dan Qualcomm.
Chipset yang digunakan diperkirakan adalah Snapdragon XR2+ Gen 2, yang dirancang khusus untuk menangani grafis dan pemrosesan realitas campuran.
Samsung Display menilai permintaan terhadap perangkat XR akan terus meningkat seiring berkembangnya dunia metaverse dan aplikasi pendidikan berbasis imersif.
Dengan langkah ini, Samsung menempatkan dirinya di barisan depan dalam persaingan global teknologi layar imersif.
Banyak pihak memperkirakan Galaxy XR akan diumumkan secara resmi pada paruh pertama tahun depan.
Jika benar, maka ini akan menjadi salah satu peluncuran paling dinantikan dari Samsung sejak debut perangkat lipat pertamanya.
Samsung juga berencana memperluas penggunaan layar Micro OLED ke perangkat wearable seperti smartwatch dan kacamata pintar.
Langkah ini menunjukkan ambisi besar perusahaan untuk menciptakan ekosistem perangkat yang saling terhubung dan canggih.
Bagi penggemar teknologi, kehadiran Galaxy XR dengan layar Micro OLED tentu akan membawa pengalaman visual yang jauh lebih nyata. (aak)
Editor : Richard Lawongan