MANADOPOST.ID – Kota wisata Cannes, Prancis, mengumumkan kebijakan baru untuk melarang kapal pesiar besar berkapasitas di atas 1.000 penumpang mulai 2026.
Langkah ini diambil demi melindungi lingkungan laut dan mengatasi masalah overtourism.
Menurut laporan The Times UK, kebijakan ini disambut positif oleh warga dan pelaku pariwisata lokal.
Pemerintah kota menyebut kebijakan ini sebagai upaya menjadikan Cannes lebih berkelanjutan.
Meski demikian, kapal pesiar kecil dan yacht mewah tetap diizinkan berlabuh di pelabuhan utama.
Walikota Cannes, David Lisnard, menegaskan bahwa kota ini harus memilih antara “kualitas atau kuantitas wisatawan.”
Kebijakan ini merupakan bagian dari gerakan “Green Riviera Initiative” yang diluncurkan pemerintah Prancis.
Baca Juga: Jepang Jadi Tujuan Wisata Paling Dicari di Asia Tahun 2025
Selain polusi laut, kebijakan ini juga diharapkan mengurangi kemacetan dan tekanan sosial di kota.
Jumlah wisatawan yang datang melalui kapal pesiar ke Cannes telah melonjak 30% sejak 2023.
Dengan pembatasan baru, pemerintah berharap pariwisata Cannes tetap eksklusif namun ramah lingkungan.
Analis menilai langkah ini bisa menjadi contoh bagi destinasi Eropa lainnya seperti Venesia dan Barcelona.
Cannes juga berencana memperluas wisata budaya dan festival film sebagai daya tarik utama pengunjung.
(rm)
Editor : Jasinta Bolang