MANADOPOST.ID – Pameran Teknologi Tinggi China (China Hi-Tech Fair/CHTF) ke-27 resmi digelar di Shenzhen dengan kehadiran lebih dari 5.000 perusahaan dan organisasi teknologi dari seluruh dunia.
Ajang ini menjadi panggung besar bagi inovasi global karena dihadiri oleh pelaku teknologi dari lebih dari 100 negara dan kawasan.
CHTF tahun ini mengambil tema “Technology Leads Development, Industry Integrates Fusion”, menekankan bahwa teknologi dan industri harus menyatu untuk kemajuan bersama.
Area pameran sangat luas, mencapai 400.000 meter persegi, dan terbagi menjadi 22 zona pameran teknis.
Beberapa zona utama meliputi AI dan robotika, semikonduktor dan sirkuit terpadu, elektronik konsumen, dan kedirgantaraan komersial.
Lebih dari 5.000 produk terbaru dipamerkan, menunjukkan terobosan ilmiah di level global dan skala besar. Salah satu fokus utama CHTF tahun ini adalah inovasi mandiri China dalam riset teknologi dan integrasi industri dari berbagai daerah.
Baca Juga: Google Perkenalkan Gemini for Home, Asisten AI Baru untuk Kendali Rumah Pintar yang Lebih Natural
Zona khusus “kota sahabat” menampilkan kolaborasi teknologi antara China dan mitra internasional dari negara seperti Jerman, Kanada, Brasil, dan Rusia.
Kolaborasi ini bertujuan memperkuat investasi global dan memperdalam kemitraan industri lintas negara di era teknologi maju.
AI menjadi sorotan utama dalam forum CHTF 2025, terutama mengenai bagaimana teknologi ini bisa mendorong industri masa depan.
Robotika juga tampil mencolok, seperti robot humanoid yang bisa menunjukkan ekspresi wajah kompleks saat dipamerkan.
Di bidang semikonduktor, sejumlah perusahaan besar menampilkan chip dan teknologi IC (integrated circuit) yang canggih dan efisien.
Teknologi energi bersih juga mendapat perhatian, terutama di proyek-proyek China barat laut yang dipamerkan untuk publik global.
Sektor ekonomi digital China tenggara pun diperlihatkan melalui aplikasi mandiri dan riset inovatif di area pameran.
Partisipasi internasional sangat besar: perusahaan dan institusi dari berbagai negara menyajikan solusi teknis dan potensi kerja sama.
Dalam pameran ini, startup dari Hong Kong melalui HKSTP (Hong Kong Science and Technology Parks Corporation) juga memamerkan inovasi AI, robotik, dan energi hijau.
Perusahaan-perusahaan tersebut memanfaatkan kesempatan untuk mencari mitra investasi, memperkenalkan produk, dan menjalin kolaborasi industri.
Pameran seperti CHTF menjadi titik temu penting bagi teknologi global karena mempertemukan pembuat kebijakan, perusahaan besar, dan startup.
Forum ini juga menghadirkan konferensi dan pertemuan ide (forum) yang membahas tren teknologi seperti embodied AI, 6G, dan manufaktur pintar.
Sejak pertama kali digelar pada tahun 1999, CHTF telah berkembang menjadi pusat pertukaran ide dan komersialisasi teknologi skala internasional.
Pameran ini menjadi bukti bahwa Shenzhen tak hanya sebagai pusat manufaktur, tetapi juga jantung inovasi teknologi global.
Bagi para pengunjung dan investor, CHTF 2025 menjadi kesempatan emas untuk melihat masa depan teknologi dan peluang kolaborasi lintas negara. (aak)
Editor : Richard Lawongan