MANADOPOST.ID – Google dan perusahaan modal ventura Accel resmi menjalin kemitraan strategis untuk mendukung pertumbuhan startup AI di India.
Kemitraan ini diumumkan setelah India mencatat lonjakan besar dalam pendirian startup kecerdasan buatan sepanjang 2025.
Menurut laporan Reuters, program ini akan memberikan pendanaan awal bagi sedikitnya 10 startup AI terpilih.
Program ini menjadi bagian dari Google AI Futures Fund yang berfokus membangun inovasi AI di pasar negara berkembang.
Google menegaskan pentingnya India sebagai pusat inovasi global dalam bidang pembelajaran mesin dan AI generatif.
Startup peserta akan mendapatkan akses eksklusif ke teknologi Google Gemini.
Accel akan bertugas melakukan evaluasi dan pendampingan bisnis.
Program ini mencakup bootcamp intensif berbasis riset dan eksperimen langsung.
Baca Juga: Google Resmikan Pusat Teknik AI Terbesar di Luar Amerika, Berbasis di Taiwan
Google menyebut India sebagai salah satu ekosistem startup paling cepat berkembang di dunia.
Fokus utama program adalah solusi AI di sektor finansial, kesehatan, pendidikan, dan logistik.
Selain pendanaan, startup akan mendapatkan mentor dari pakar global Google DeepMind.
Program ini juga menargetkan mempercepat adopsi AI dalam industri tradisional India.
Pemerintah India dikatakan menyambut positif kolaborasi ini.
Ekosistem AI India kini dihuni lebih dari 2.000 startup aktif.
Program ini akan memberi peluang bagi talenta lokal untuk mengembangkan solusi dunia nyata.
Google memprediksi tren AI India akan tumbuh dua kali lipat pada 2026.
Analis menilai program ini dapat memperkuat posisi India sebagai pasar teknologi terbesar ketiga dunia.
Kolaborasi Google–Accel disebut sebagai mesin penggerak inovasi AI baru bagi Asia Selatan.
Dengan pendanaan yang tepat, India diyakini mampu melahirkan unicorn AI baru dalam beberapa tahun mendatang.
Inisiatif ini menjadi langkah penting menjembatani talenta lokal dengan teknologi global.
(rm)
Editor : Jasinta Bolang