Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Jaringan Darurat “SATRIA 1”: Solusi Cepat Internet Saat Bencana

Richard Lawongan • Senin, 1 Desember 2025 | 18:04 WIB

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid

MANADOPOST.ID – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) mempersiapkan layanan internet darurat bernama SATRIA 1 untuk menjaga akses komunikasi terutama di wilayah terdampak bencana.

SATRIA 1 dirancang sebagai jaringan komunikasi darurat yang dapat diaktifkan ketika infrastruktur internet biasa terganggu akibat bencana.

Tujuan utamanya adalah memastikan masyarakat, tim rescue, dan relawan tetap bisa mengirim pesan, menelepon, atau mengakses bantuan online ketika terjadi gangguan besar.

Dengan SATRIA 1, layanan internet tidak benar-benar hilang — meskipun jaringan konvensional down — karena sistem darurat ini akan mengambil alih.

Kemkominfo memperkirakan layanan ini bisa sangat membantu terutama di daerah rawan bencana seperti gempa, tsunami, atau banjir besar.

Ketika bencana melanda, biasanya kabel internet terputus atau BTS rusak — maka SATRIA 1 hadir sebagai cadangan agar komunikasi tetap berjalan.

Baca Juga: Era Baru Wisata Cerdas Hadir Lewat Teknologi AI Maia

Penyediaan internet darurat ini juga penting untuk koordinasi evakuasi dan penyelamatan, supaya pekerja penyelamat bisa terhubung cepat dengan tim pusat.

Selain itu, masyarakat juga bisa tetap mendapat informasi penting seperti himbauan keselamatan atau lokasi pengungsian lewat internet darurat ini.

Kemkominfo bilang bahwa SATRIA 1 tidak menggantikan internet harian, tetapi sebagai “jaring pengaman” saat situasi darurat.

Sistem ini kemungkinan memanfaatkan satelit, mobile BTS, atau solusi jaringan darurat lain agar sinyal tetap sampai ke pengguna.

SATRIA 1 bisa diaktifkan cepat sesuai kebutuhan — sehingga saat bencana tak perlu tunggu lama untuk komunikasi kembali pulih.

Bagi warga di daerah terpencil atau sulit dijangkau, layanan ini bisa sangat menolong karena akses biasanya sulit saat bencana.

Dengan adanya SATRIA 1, kerugian akibat terputusnya komunikasi bisa diminimalkan — baik untuk penyelamatan jiwa maupun penyampaian informasi penting.

Layanan seperti ini juga memberi rasa aman: meskipun terjadi bencana besar, kamu masih bisa hubungi orang tua, keluarga, atau bantuan lewat internet.

Kemkominfo berharap SATRIA 1 menjadi bagian standar mitigasi bencana di Indonesia — terutama di kawasan rawan Nusantara.

Penting juga bagi sekolah, rumah sakit, dan lembaga publik agar tetap bisa beroperasi atau koordinasi saat jaringan biasa gagal.

Dengan internet darurat, bantuan logistik, informasi, dan koordinasi bisa tetap berjalan walau infrastruktur utama hancur.

Rencana ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya mengandalkan jaringan biasa, tapi juga siap sedia dengan alternatif saat krisis.

Bagi masyarakat umum, kehadiran SATRIA 1 bisa jadi harapan saat masa sulit — jadi komunikasi dan harapan tetap terjaga.

Semoga layanan ini segera aktif dan bisa dirasakan manfaatnya di semua wilayah rawan bencana di Indonesia. (aak)

Editor : Richard Lawongan
#Internet Darurat #Bencana Indonesia #SATRIA 1 #Komunikasi Darurat #Kemkominfo