Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Mengelola Emosi dan Tidur Teratur Membantu Kulit Pulih dari Jerawat Secara Alami

Prisilia Rumengan • Senin, 1 Desember 2025 | 20:54 WIB
Ilustrasi kulit berjerawat (credit: canva.com)
Ilustrasi kulit berjerawat (credit: canva.com)

MANADOPOST.ID - Banyak orang mengira jerawat hanya persoalan kebersihan kulit atau jenis skincare yang digunakan.

Namun berbagai pengamatan menunjukkan bahwa jerawat sering muncul sebagai reaksi tubuh terhadap tekanan emosional, pola tidur berantakan, hingga kebiasaan makan yang dipengaruhi suasana hati.

Fenomena ini menegaskan bahwa jerawat tidak bisa dipisahkan dari kesehatan mental dan gaya hidup seseorang.

 

Beberapa orang bisa mengalami jerawatan parah disaat menghadapi tugas berat, kurang tidur berhari-hari, atau terjebak dalam situasi yang penuh tekanan.

Kondisi ini sesuai dengan penjelasan umum bahwa hormon kortisol yang meningkat saat stres dapat memicu produksi minyak berlebih sehingga pori-pori mudah tersumbat.

Selain faktor internal, tekanan sosial juga memainkan peran besar. Banyak orang yang akhirnya kehilangan kepercayaan diri, menghindari kamera, atau merasa dinilai berdasarkan kondisi kulit mereka.

 

Ahli perilaku kesehatan menjelaskan bahwa penerimaan diri adalah langkah penting dalam merawat kulit. Ketika seseorang berhenti memusuhi kondisi kulitnya, tekanan psikologis menurun sehingga hormon menjadi lebih stabil.

Tidur juga menjadi faktor yang tidak boleh diabaikan. Regenerasi kulit berlangsung optimal saat tidur, sehingga begadang terus menerus hanya akan memperburuk kondisi wajah.

Pola makan berbasis emosi juga sering menjadi pemicu. Kebanyakan orang lebih sering mencari makanan manis atau berminyak ketika stres, dan kebiasaan itu membuat jerawat semakin sulit dikendalikan. Memahami perbedaan antara lapar fisik dan emosional menjadi strategi yang disarankan oleh para ahli.

Pada akhirnya, jerawat bukan sekadar masalah dermatologi. Ia adalah kombinasi antara pola hidup, kesehatan mental, kebiasaan emosional, istirahat, serta cara seseorang memandang dirinya.

Ketika aspek-aspek ini dibereskan mulai dari tidur yang cukup, mengelola stres, hingga berhenti membandingkan diri, kulit biasanya ikut membaik. Jerawat pun tidak lagi menjadi vonis, melainkan sinyal bahwa tubuh membutuhkan perhatian lebih.(Sil)

Editor : Prisilia Rumengan
#tips hilangkan jerawat #skincare #kelola stres #Tidur teratur #lifestyle #tips dan cara