Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

ByteDance Luncurkan Asisten Suara AI di Smartphone China, Saingi Pemain Global

Jasinta Bolang • Kamis, 4 Desember 2025 | 13:34 WIB

Photo
Photo

MANADOPOST.ID – ByteDance resmi memperkenalkan asisten suara berbasis kecerdasan buatan untuk smartphone buatan China.

Langkah ini diumumkan pada 1 Desember 2025, sebagai upaya ByteDance memperluas layanan AI-nya ke perangkat konsumen.

Asisten suara ini dirancang bisa mengerti perintah suara, menjalankan tugas otomatis, serta berinteraksi seperti asisten pintar modern.

ByteDance menyebut bahwa dengan peluncuran ini, mereka ingin memberikan alternatif lokal bagi pengguna di China, tanpa tergantung layanan asing.

Perusahaan menyatakan asisten suara akan mendukung bahasa Mandarin dengan dialect dan aksen lokal agar sesuai dengan pengguna di Cina.

Asisten ini diprediksi akan banyak digunakan untuk kontrol perangkat, pencarian informasi, dan integrasi dengan ekosistem aplikasi ByteDance.

ByteDance juga siap memperluas layanan ke fitur seperti terjemahan suara, navigasi suara, serta rekomendasi konten pintar.

Menurut analis, langkah ini membantu memperkuat posisi ByteDance dari sekadar platform media sosial menjadi penyedia layanan AI lengkap.

cBaca Juga: Purbaya – Danantara Matangkan Rencana ke China Bahas Utang Whoosh

Peluncuran asisten suara ini juga dianggap sebagai respons terhadap tren global “AI pada perangkat mobile” agar layanan lebih cepat dan privat.

ByteDance menegaskan semua data dan interaksi pengguna akan diproses sesuai regulasi privasi China dan tidak dikirim ke luar negeri.

Ekspektasi pengguna tinggi karena hope bahwa asisten ini bisa bersaing dengan suara AI dari perusahaan besar internasional.

Beberapa smartphone China dikabarkan sudah menjalin kerja sama dengan ByteDance untuk integrasi langsung asisten suara ini.

ByteDance berencana rilis tahap awal pada akhir 2025, lalu memperluas ke pasar internasional jika uji coba sukses.

Pihak perusahaan mengatakan sedang mengoptimalkan performa agar respons asisten tetap cepat meski di jaringan biasa.

Asisten suara ini juga akan mendapat pembaruan berkala untuk memperbaiki tampilan suara dan kemampuan memahami perintah kompleks.

Banyak pengguna China menyambut antusias, karena bisa mengurangi ketergantungan pada layanan asing yang dibatasi di negaranya.

Bagi pasar global, ini bisa jadi langkah baru di mana perusahaan dari luar AS ikut bersaing dalam layanan AI mobile.

Langkah ByteDance dianggap sebagai bagian dari gelombang baru layanan AI lokal yang tumbuh cepat di Asia.

Peluncuran ini diprediksi meningkatkan kompetisi antara penyedia AI suara — baik lokal maupun global.

Dengan asisten ini, ByteDance berharap pengguna smartphone mendulang kemudahan dalam navigasi, hiburan, hingga produktivitas sehari-hari.

(rm)

Editor : Jasinta Bolang
#ByteDance #asisten suara #China #Teknologi #AI