MANADOPOST.ID
Gaya hidup anak muda saat ini semakin dekat dengan dunia game digital.
Game tidak lagi sekadar hiburan, tetapi sudah menjadi aktivitas rutin sehari-hari.
Menurut Newzoo – remaja merupakan kelompok usia paling aktif dalam bermain game digital.
Sebagian besar anak SMP memainkan game melalui smartphone karena lebih praktis dan mudah diakses.
Game mobile kini memiliki kualitas grafis dan cerita yang semakin menarik.
Gaya hidup ini disebut gaming lifestyle, yaitu kebiasaan bermain game sebagai bagian dari rutinitas harian.
Banyak anak bermain game untuk melepas stres setelah belajar di sekolah.
Game juga membantu melatih refleks, strategi, dan kemampuan berpikir cepat.
Menurut American Psychological Association – game dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah jika dimainkan secara seimbang.
Mode permainan online memungkinkan anak bermain bersama teman meski berada di tempat berbeda.
Fitur multiplayer membuat game terasa lebih seru dan menumbuhkan kerja sama tim.
Sebagian anak muda mulai tertarik dengan dunia esports setelah sering bermain game kompetitif.
Esports adalah kompetisi game profesional yang kini sudah diakui secara global.
Dilansir dari CNBC – industri esports terus berkembang dan diminati generasi muda.
Beberapa sekolah bahkan mulai membuka ekstrakurikuler esports.
Namun bermain game terlalu lama bisa mengganggu waktu belajar dan istirahat.
Karena itu diperlukan gaming balance, yaitu mengatur waktu bermain game dengan aktivitas lain.
Orang tua kini mulai menerapkan jadwal bermain game agar anak tetap disiplin.
Game juga bisa menjadi sarana belajar jika memilih jenis yang edukatif.
Dengan penggunaan yang bijak, game dapat memberi manfaat positif bagi anak muda.
Gaming akhirnya menjadi bagian dari gaya hidup modern yang tidak bisa dipisahkan dari teknologi. (m)
Editor : ALengkong