MANADOPOST.ID - Tencent dilaporkan mengamankan akses ke GPU Nvidia canggih melalui pusat data di Jepang dan Australia.
Langkah ini dilakukan untuk memperkuat kapasitas komputasi AI perusahaan.
Akses GPU tersebut diperoleh lewat kerja sama dengan penyedia cloud lokal.
Strategi ini muncul di tengah pembatasan ekspor chip AI dari Amerika Serikat.
Tencent memilih jalur internasional untuk menjaga pengembangan AI tetap berjalan.
GPU Nvidia dikenal sebagai komponen utama pelatihan model AI besar.
Tanpa GPU canggih pengembangan AI modern akan melambat.
Tencent memanfaatkan pusat data luar negeri untuk menghindari hambatan regulasi.
Pendekatan ini dinilai cerdas dan strategis oleh para analis teknologi.
Jepang dan Australia dipilih karena stabilitas infrastruktur digitalnya.
Baca Juga: Zara Manfaatkan AI Untuk Buat Gambar Fashion Pakai Model Nyata
Kedua negara memiliki pusat data berstandar tinggi.
Tencent menargetkan peningkatan layanan AI berbasis cloud.
Layanan ini digunakan untuk game analitik dan aplikasi bisnis.
Permintaan AI global terus meningkat setiap tahun.
Perusahaan teknologi besar berlomba mengamankan pasokan chip.
Nvidia tetap menjadi pemain kunci di industri AI global.
Akses GPU menjadi faktor penentu daya saing perusahaan teknologi.
Langkah Tencent mencerminkan ketatnya persaingan AI dunia.
Perusahaan Asia kini semakin agresif mengembangkan AI.
Strategi lintas negara menjadi tren baru industri teknologi.
Langkah ini mempertegas ambisi Tencent di era kecerdasan buatan. (AR)
Editor : Prisilia Rumengan