Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Dari Dapur jadi Tiga Cabang, Mr Bigul Sajikan Kuliner Babi dengan Perpaduan Rasa Chinese Food dan Manado

Kenjiro Tanos • Senin, 11 Agustus 2025 | 21:05 WIB
Mr Bigul
Mr Bigul

MANADOPOST.ID - Berawal dari tantangan di masa pandemi, pasangan suami istri Andrew Lie (32) dan Ayu Pangemanan (30) berhasil membangun brand kuliner yang kini dikenal dengan nama Mr. Bigul – spesialis hidangan babi guling dengan cita rasa unik perpaduan Chinese food dan gaya khas Manado.

Andrew, seorang chef berpengalaman yang pernah bekerja di berbagai restoran di Manado, mulai membangun usaha kulinernya sendiri pada tahun 2020. Kala itu, pandemi COVID-19 membuat jam kerja dan pendapatan menurun drastis.

Bersama sang istri yang juga berpengalaman di dunia restoran sebagai mantan leader waiter dan manajer HRD, mereka merintis brand Papa Chef & Cookis dengan konsep western fusion dan Japanese food.

Namun, usaha tersebut hanya bertahan hingga 2023. “Dari pengalaman itu, saya mulai menyadari bahwa lidah orang Manado lebih cocok dengan makanan bercita rasa kuat, rempah berani, dan tentu saja—daging babi,” tutur Andrew.

Berangkat dari situ, Andrew mulai meracik menu andalan berbahan dasar B2 (babi), khususnya babi guling.

Namun bukan sekadar babi guling biasa, Andrew memadukan resep Chinese food untuk menciptakan rasa yang berbeda.

“Dari situlah lahir Mr. Bigul, yang sebenarnya adalah singkatan dari Master Bigul – karena dulu di tempat kerja saya sering dipanggil ‘Master’, sebagai Head Chef,” jelasnya.

Menu perdana seperti babi guling dan babi tore sambal matah langsung mencuri perhatian. Seiring waktu, Mr. Bigul menambah varian seperti kepala crispy, pork knuckle, dan ribs jumbo yang kini menjadi favorit pelanggan.

Andrew dan Ayu menekankan bahwa kualitas bahan adalah prioritas utama. “Kami selalu memilih bahan terbaik demi memberikan rasa dan kepuasan maksimal,” ujar Ayu.

Meski sempat menghadapi tantangan seperti fluktuasi harga bahan pokok, Mr. Bigul terus berkembang. Hingga kini, usaha tersebut telah memiliki tiga cabang, yakni di Airmadidi (cabang pertama), Kawasan (kedua), dan Tomohon (ketiga).

Ke depan, pasangan ini berharap Mr. Bigul bisa semakin dikenal luas di Sulawesi Utara.

“Kami ingin terus berkembang dan memberikan yang terbaik. Karena bagi kami, rasa terbaik lahir dari pengalaman,” tutup Andrew. (tkg)

Editor : Kenjiro Tanos
#MANADO #Mr Bigul #Babi Guling #kuliner babi