Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Roblox Perketat Chat! Mulai Januari 2026, Semua Pemain Wajib Cek Umur Lewat Wajah!

ALengkong • Kamis, 20 November 2025 | 14:24 WIB

Jagosatu.com

Roblox Wajibkan Verifikasi Usia Lewat Wajah untuk Mengobrol Mulai 2026!
Roblox Wajibkan Verifikasi Usia Lewat Wajah untuk Mengobrol Mulai 2026!

Roblox akan mulai memperketat aturan chat dengan mewajibkan verifikasi estimasi usia mulai Januari 2026.

Verifikasi ini memakai teknologi Facial Age Estimation dari partner Roblox, yaitu Persona.

Estimasi usia ini dilakukan agar interaksi di chat jadi lebih aman antar pemain, terutama anak-anak.

Menurut Roblox, gambar atau video wajah yang diunggah hanya dipakai untuk estimasi usia dan langsung dihapus setelah itu.

Setelah verifikasi, pemain akan dikelompokkan ke dalam enam rentang usia, seperti di bawah 9 tahun hingga 21+.

Pengelompokan umur ini dimaksudkan agar chat hanya bisa dilakukan antara pengguna dengan usia yang “mirip”.

Untuk anak-anak di bawah usia 9 tahun, chat di pengalaman (“experience”) Roblox akan dimatikan secara default kecuali ada izin orang tua.

Orang tua bisa memberi izin chat melalui kontrol orang tua setelah anak melewati estimasi usia.

Jika verifikasi wajah tidak berhasil, Roblox juga menyediakan alternatif melalui verifikasi identitas menggunakan dokumen resmi.

Keputusan ini diambil untuk memperkuat perlindungan terhadap risiko interaksi berbahaya, seperti predator online.

Roblox menyebut kebijakan ini sebagai “standar keamanan baru” untuk menciptakan lingkungan sosial yang lebih aman.

Dalam pengumumannya, Roblox menyatakan bahwa kebijakan ini akan diluncurkan terlebih dahulu di beberapa negara seperti Australia dan Belanda.

Setelah tahap awal, verifikasi usia akan diterapkan secara global di semua akun pengguna Roblox.

Teknologi Facial Age Estimation ini menggunakan algoritma yang bisa memperkirakan usia seseorang hanya dari foto.

Tapi, ada kekhawatiran bahwa estimasi usia tidak selalu 100% akurat dan bisa salah menilai pemain tertentu.

Beberapa pengguna khawatir tentang privasi karena foto wajah mereka akan diunggah untuk verifikasi.

Namun, Roblox menjamin bahwa foto pengguna tidak disimpan secara permanen dan hanya dipakai sekali untuk estimasi. (sumber: Roblox)

Roblox menyebut bahwa inisiatif ini adalah bagian dari lebih dari 145 program keamanan yang telah diluncurkan sepanjang 2025.

Kebijakan ini juga akan memperkuat sistem moderasi chat melalui pemantauan AI dan aturan berbagi media.

Dengan kontrol usia yang lebih ketat, Roblox berharap bahwa anak-anak akan lebih terlindungi dalam obrolan dengan pemain lain.

Bagi orang tua, ini menjadi langkah positif karena bisa membuat anak bermain dengan risiko sosial yang lebih rendah.

Namun, sebagian kritik menyatakan bahwa teknologi ini bisa menjadi beban bagi pengguna yang tidak nyaman dengan verifikasi wajah.

Beberapa pihak juga mempertanyakan apakah verifikasi dokumen bisa diakses dengan mudah oleh semua pemain di berbagai negara.

Roblox menjawab dengan fleksibilitas verifikasi agar semua pengguna bisa tetap bermain dan berinteraksi dengan aman.

Kebijakan baru ini memposisikan Roblox sebagai salah satu pelopor game daring yang serius menanggulangi masalah keamanan sosial. (m)

Editor : ALengkong
#ChatAnak #TeknologiAI #GameSafety #KeamananOnline #Roblox #ParentControl