MANADOPOST.ID - Bali masih menjadi destinasi favorit untuk menggelar pernikahan impian. Namun di balik citranya yang mewah, menikah di Pulau Dewata sebenarnya bisa tetap hemat tanpa mengurangi kesakralan momen. Kuncinya ada pada strategi perencanaan yang tepat.
Berikut 5 tips yang bisa jadi panduan bagi calon pengantin yang ingin destination wedding di Bali:
1. Pilih Konsep Intimate Wedding
Alih-alih mengundang ratusan tamu, tren kini bergeser ke pernikahan intim bersama keluarga dan sahabat terdekat. Selain lebih hemat, suasana juga terasa lebih hangat dan bermakna.
2. Manfaatkan Venue Outdoor
Garden wedding atau pesta di area terbuka bisa menghemat biaya dekorasi. Lanskap alam Bali yang sudah indah membuat kebutuhan dekorasi tambahan jadi lebih minimal, tapi tetap estetik.
3. Pilih Paket Wedding All-in
Banyak venue di Bali menawarkan paket lengkap yang mencakup dekorasi, makanan, hingga perlengkapan seremoni. Ini jauh lebih praktis dan biasanya lebih ekonomis dibanding mengatur vendor satu per satu. Salah satu yang menawarkan konsep ini adalah Swiss-Belresort Pecatu Uluwatu dengan paket garden wedding yang sudah mencakup kebutuhan dasar acara.
4. Atur Waktu di Low Season
Menikah di luar musim ramai (low season) bisa menghemat biaya cukup signifikan. Selain harga venue lebih bersahabat, suasana juga cenderung lebih tenang dan privat.
5. Pilih Venue yang Sekaligus Akomodasi (Ini yang Jarang Disadari!)
Banyak pasangan fokus pada venue, tapi lupa soal penginapan tamu. Padahal, memilih lokasi yang menyediakan akomodasi sekaligus bisa memangkas biaya transportasi dan logistik. Tamu tidak perlu berpindah tempat, dan acara bisa berlangsung lebih efisien. Beberapa resor di Bali, terutama di kawasan Uluwatu, sudah mengusung konsep ini sehingga lebih praktis bagi tamu dari luar daerah.
Dengan perencanaan yang tepat, pernikahan di Bali tidak harus mahal. Justru dengan konsep yang lebih sederhana dan personal, momen sakral bisa terasa lebih dalam dan tak terlupakan.(ame)
Editor : Amelia Beatrix