mpmeta
Manadopost.id - Tesla kembali menjadi sorotan setelah perusahaan resmi menghentikan produksi dua mobil listrik legendaris mereka, yaitu Tesla Model S dan Tesla Model X. Keputusan ini menjadi momen penting karena kedua kendaraan tersebut merupakan simbol awal kesuksesan Tesla dalam mengubah industri otomotif dunia menuju era kendaraan listrik modern. Meski produksinya dihentikan, Tesla ternyata masih membuka kemungkinan untuk menghadirkan kembali kedua model ini di masa depan dengan teknologi yang lebih baru dan lebih canggih.
Tesla Resmi Menghentikan Produksi Model S dan Model X
Tesla mengonfirmasi bahwa produksi Model S dan Model X resmi dihentikan setelah lebih dari satu dekade menjadi bagian penting perjalanan perusahaan. Elon Musk menyebut keputusan ini sebagai “pensiun terhormat” karena kedua mobil tersebut memiliki kontribusi besar dalam membuat kendaraan listrik diterima secara global. Model S pertama kali hadir pada 2012 sebagai sedan listrik premium, sementara Model X muncul pada 2015 dengan desain SUV futuristik dan pintu Falcon Wing yang ikonik.
Tesla Masih Membuka Peluang Kebangkitan Model S dan X
Meski sudah menghentikan produksinya, Tesla ternyata belum sepenuhnya menutup peluang kembalinya Model S dan Model X. Vice President of Vehicle Engineering Tesla, Lars Moravy, mengatakan bahwa perusahaan tidak pernah benar-benar menolak kemungkinan menghadirkan kembali kedua model tersebut di masa depan. Ia bahkan menggunakan kalimat “never say never” yang membuat banyak penggemar berharap Tesla suatu hari nanti akan meluncurkan generasi baru Model S dan X dengan teknologi yang lebih modern.
Alasan Tesla Mengakhiri Produksi Kedua Mobil Ini
Tesla menjelaskan bahwa platform Model S dan Model X sebenarnya sudah sangat tua karena mulai dikembangkan sejak sekitar tahun 2008. Standar keselamatan kendaraan di berbagai negara kini semakin ketat dan membuat Tesla harus terus melakukan penyesuaian besar agar kedua mobil tetap memenuhi regulasi terbaru. Perusahaan menilai bahwa melakukan redesign total membutuhkan biaya sangat besar sehingga Tesla akhirnya memilih menghentikan produksi dan mengalihkan fokus ke proyek teknologi masa depan.
Tesla Pernah Berencana Melakukan Redesign Besar
Tesla ternyata sempat mempertimbangkan pembaruan total untuk Model S dan Model X sekitar tahun 2020. Namun rencana tersebut perlahan dibatalkan karena perusahaan mulai lebih fokus mengembangkan kendaraan otonom, robot humanoid Optimus, dan proyek Cybercab. Tesla menilai bahwa membangun ulang kedua mobil dari nol membutuhkan investasi yang sangat besar, sementara perusahaan ingin lebih memprioritaskan teknologi masa depan yang dianggap lebih penting untuk perkembangan bisnis mereka.
Acara Perpisahan Jadi Momen Emosional bagi Tesla
Untuk menandai berakhirnya perjalanan Model S dan Model X, Tesla menggelar acara khusus bernama Signature Delivery Event di pabrik Fremont. Acara tersebut dihadiri Elon Musk, Franz von Holzhausen, dan sejumlah petinggi Tesla lainnya untuk mengenang perjalanan panjang kedua kendaraan legendaris tersebut. Dalam acara ini, Tesla juga menghadirkan edisi spesial Signature Edition sebagai bentuk penghormatan terakhir terhadap dua mobil yang dianggap mengubah sejarah industri kendaraan listrik.
Signature Edition Hadir Sebagai Edisi Kolektor Langka
Tesla hanya memproduksi sekitar 250 unit Model S Signature dan 100 unit Model X Signature sebagai edisi penutup. Mobil ini hadir dengan berbagai detail eksklusif seperti warna Garnet Red, logo Tesla berlapis emas, interior premium khusus, serta nomor produksi terbatas. Karena diproduksi sangat sedikit dan menjadi edisi terakhir, banyak penggemar Tesla menganggap kendaraan ini sebagai barang koleksi yang memiliki nilai sejarah tinggi.
Model S Dianggap Mengubah Industri Mobil Listrik
Dalam acara perpisahan tersebut, Tesla menegaskan bahwa Model S adalah mobil yang berhasil mengubah pandangan dunia terhadap kendaraan listrik. Sebelum kehadiran Model S, mobil listrik sering dianggap lambat, tidak menarik, dan kurang praktis digunakan sehari-hari. Tesla kemudian membuktikan bahwa mobil listrik bisa tampil cepat, mewah, modern, dan bahkan mampu bersaing dengan mobil sport premium dari merek terkenal dunia.
Model X Jadi SUV Futuristik yang Ikonik
Selain Model S, Tesla juga menilai Model X sebagai salah satu SUV listrik paling unik yang pernah dibuat. Kendaraan ini terkenal dengan desain pintu Falcon Wing yang futuristik dan berbeda dari SUV pada umumnya. Tesla bahkan menyebut Model X sebagai salah satu SUV tercepat di dunia dengan tingkat keselamatan yang sangat tinggi sehingga menjadi kendaraan yang sulit dilupakan oleh para penggemar otomotif.
Tesla Klaim Kedua Mobil Ini Sangat Berpengaruh
Tesla mengatakan bahwa keberhasilan Model S dan Model X membantu mempercepat perkembangan industri kendaraan listrik secara global. Kehadiran kedua mobil ini membuat banyak produsen otomotif lain mulai serius mengembangkan mobil listrik mereka sendiri. Tesla juga mengungkapkan bahwa meski desain luar Model S dan X tidak banyak berubah, versi terbaru sebenarnya sudah mengalami pembaruan besar dengan pengurangan jumlah komponen hingga sekitar 40 persen dibanding generasi awal.
Penjualan Model S dan X Memang Terus Menurun
Walaupun memiliki sejarah besar, penjualan Model S dan Model X memang terus mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir. Popularitas Model 3 dan Model Y jauh lebih tinggi karena memiliki harga yang lebih terjangkau dan pasar yang lebih luas. Tesla bahkan sudah tidak lagi melaporkan penjualan Model S dan X secara terpisah sejak 2023 karena kontribusinya dianggap semakin kecil dibanding model lain.
Tesla Kini Fokus ke Robot dan AI
Tesla saat ini mulai mengubah arah perusahaan dengan fokus besar pada robot humanoid Optimus, teknologi AI, dan kendaraan otonom Cybercab. Dalam acara perpisahan tersebut, Tesla bahkan mengungkapkan bahwa produksi Cybercab sudah mulai berjalan dan pabrik Fremont akan menjadi salah satu pusat pengembangan robot Optimus. Langkah ini menunjukkan bahwa Tesla kini tidak hanya ingin dikenal sebagai perusahaan mobil listrik, tetapi juga perusahaan teknologi masa depan.
Reaksi Penggemar Tesla Campur Aduk
Keputusan Tesla menghentikan Model S dan Model X memunculkan berbagai reaksi dari komunitas penggemar. Banyak orang mengaku sedih karena kedua mobil tersebut dianggap sebagai simbol revolusi kendaraan listrik modern. Namun sebagian penggemar lainnya masih berharap Tesla suatu hari nanti akan menghadirkan generasi baru Model S dan X dengan teknologi terbaru seperti sistem AI generasi baru, arsitektur baterai modern, dan kemampuan otonom yang lebih canggih.
Penutup
Berakhirnya produksi Model S dan Model X menjadi akhir dari salah satu era paling penting dalam sejarah Tesla dan industri kendaraan listrik dunia. Kedua mobil ini bukan hanya kendaraan biasa, tetapi juga simbol perubahan besar dalam dunia otomotif modern. Meski Tesla kini lebih fokus pada AI, robot humanoid, dan kendaraan otonom, pernyataan petinggi Tesla yang masih membuka peluang kembalinya Model S dan X membuat harapan penggemar terhadap dua mobil legendaris ini tetap hidup.
Di buat oleh: Y.M.G
Editor : ALengkongSumber : eletric-vehicles.com, notateslaapp.com